"Bisa saya katakan sejauh yang kemarin di janji kerja (program kerjanya), tapi nanti sesudah nanti tim sinkronisasi kerja (bisa dilihat). Mereka baru jalan semingguan, kasih waktu, toh ada waktu yang cukup, nanti sesudah itu baru kita bisa lihat detailnya," kata Anies di Masjid Syarif Hidayatullah, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).
Sampai sejauh ini tim sinkronisasi masih fokus pada menerjemahkan janji kampanyenya menjadi program kerja yang akan dilaksanakan saat menjabat. Tim Anies-Sandi juga masih sering melakukan pertemuan-pertemuan terbatas dengan beberapa pihak.
"Tapi kan pelaksanaannya nanti Oktober. Sekarang mereka masih bekerja menerjemahkan itu. Pertemuan-pertemuan itu banyak sekali. Diskusi-diskusi terbatas. Jadi bukan kegiatan seminar. Pastinya ada dokumen-dokumen yang nanti dipakai untuk menyusun APBD 2018," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies pun menanggapi santai jika Plt Gubernur Djarot Saiful Hidayat tidak mau diintervensi dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). "Ya santai aja, tidak apa-apa santai aja," tuturnya.
"Nggak (tersendat), karena kalau sekarang kita dimintain juga belum ada kok APBD-nya. Kalau ditanyain RAPBD-nya kan belum ada di RAPBD. Rileks saja, santai," katanya. (nvl/imk)











































