Dicaci Lewat Tulisan, 8 Guru Semarang Sekap Siswanya

Dicaci Lewat Tulisan, 8 Guru Semarang Sekap Siswanya

- detikNews
Kamis, 28 Apr 2005 17:20 WIB
Semarang - Ini benar-benar kisah yang jangan sampai ditiru. Gara-gara dicaci lewat tulisan, 8 guru SMPN 32 Semarang beramai-ramai menyekap puluhan siswanya.Menurut pengakuan sejumlah siswa, para guru tidak hanya menyekap, tapi juga sempat menyiksa mereka. Selama disekap di salah satu ruangan, para siswa ditampar, dipukul, atau ditendang berkali-kali.Kejadian itu bermula ketika Senin (25/5) lalu salah satu guru menangkap basah siswa bernama Ragil menulis kata-kata kotor di bukunya. Dalam tulisan itu, Ragil menyebut salah satu guru dengan alat vital manusia.Kontan saja para guru langsung merapatkan barisan. Hari itu juga puluhan siswa kelas III itu disekap di salah satu ruang kelas. Karena terbawa emosi, sejumlah guru menyiksa siswanya.Luka paling serius diderita Ragil. Wajahnya memar, beberapa biji giginya rontok dan mulutnya sobek. Sementara siswa-siswa lainnya hanya menderita luka ringan."Saya tidak tahu masalahnya, tapi kena tampar beberapa kali. Ada delapan guru yang ikut," kata salah siswa, Stupa Adinugroho, kepada wartawan yang beramai-ramai mendatangi SMPN 32 Semarang, Jl Ki Mangun Sarkoro, Kamis (28/5/2005).Sementara salah satu guru, Sunarno menyatakan, pihaknya terpaksa bertindak kasar karena siswanya tidak dapat diatur. Menurutnya, sebagian siswanya memang nakal dan pantas diberi pelajaran."Kami juga manusia. Khilaf mungkin saja kami lakukan. Kalau Anda diperlakukan seperti kami, apa Anda akan diam," katanya retoris.Pada awalnya, pihak sekolah tidak memperbolehkan para wartawan meliput aib sekolah itu. Para guru beralasan tidak terjadi apa-apa di lingkungan sekolah. Tapi akhirnya mereka menyerah setelah didesak.Kepala Sekolah SMPN 32 Semarang menyatakan, atas insiden itu pihak sekolah telah meminta maaf pada keluarga siswa sehingga persoalan itu tidak perlu diperpanjang lagi. Apalagi diselesaikan melalui jalur hukum. (nrl/)


Berita Terkait