Sambangi First Travel, Calon Jemaah Umrah Tuntut Keberangkatan

Sambangi First Travel, Calon Jemaah Umrah Tuntut Keberangkatan

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Jumat, 19 Mei 2017 13:55 WIB
Sambangi First Travel, Calon Jemaah Umrah Tuntut Keberangkatan
Foto: Parastiti Kharisma Putri/ detikcom
Jakarta - Para calon jemaah umrah mendatangi kantor First Travel di Gedung GKM Green Tower, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Mereka menuntut tanggung jawab dan kejelasan dari agen perjalanan umrah tersebut lantaran hingga saat ini tak kunjung diberangkatkan.

Calon jemaah umrah datangi kantor First Travel.Calon jemaah umrah datangi kantor First Travel. Foto: Parastiti Kharisma Putri/ detikcom

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (19/5/2017), ada sekitar puluhan orang yang mendatangi kantor First Travel. Mereka ingin menemui langsung pimpinan dari First Travel. Namun keinginan mereka terhalang. Hanya ada petugas keamanan yang menemui mereka sebab dikatakan pimpinan tengah berada di luar kota.

Salah satu calon jemaah asal Sidoarjo, Agus Sudarman mengatakan sebelumnya telah dijanjikan oleh pihak First Travel untuk segera diberangkatkan umrah. Bahkan ada surat pernyataan antara First Travel yang diwakili oleh seorang bernama Deski kepada calon jemaah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Calon jemaah umrah datangi kantor First Travel.Calon jemaah umrah datangi kantor First Travel. Foto: Parastiti Kharisma Putri/ detikcom

"Kita disuruh tambah Rp 2,5 juta katanya untuk carter pesawat. Tapi setiap kita tanyakan, nggak dijawab sama sekali. Berarti sudah bohong besar kan. Sampai kita paksa bikin surat pernyataan bahwa kita mau diberangkatkan tanggal 18 Mei dan cuma 45 orang yang berangkat," kata Agus kepada detikcom.

"Sisanya sampai sekarang didatengin sama Deski (pihak First Travel) pun nggak. Makanya saya minta pertanggungjawaban," lanjutnya.

Selain itu, calon jemaah umrah asal Sidoarjo lainnya, Ontot Murwanto mengungkapkan komunikasi sangat sulit dengan pihak First Travel. Dia yang seharusnya berangkat pada 18 Mei kemarin, ternyata batal. Sebab itu dia mendatangi kantor untuk meminta kejelasan.

"Saya sebagai jemaah yang harus berangkat minta penjelasan. Ini kita benar-benar merugi. Rugi pikiran, beban moril. Kalau ada masalah di internal First Travel, itu bukan urusan kita. Kemarin disuruh nambah bayar Rp 2,5 juta untuk carter pesawat, sudah kami bayar. Kita ingin kepastian kapan mau berangkat," kata Bambang.

Hingga saat ini para calon jemaah umrah tersebut masih menunggu di kantor First Travel untuk menanti kepastian pemberangkatan. First Travel belum memberikan penjelasan maupun konfirmasi terkait hal tersebut. (nkn/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini