Indonesia Muda Serukan Lawan Korupsi dan Perusak NKRI

Semangat Harkitnas

Indonesia Muda Serukan Lawan Korupsi dan Perusak NKRI

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 19 Mei 2017 12:52 WIB
Indonesia Muda Serukan Lawan Korupsi dan Perusak NKRI
Peringatan Harkitnas di Miangas/Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Banyak mimpi yang disampaikan pembaca untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Banyak doa dan harapan untuk melawan korupsi dan perusak NKRI demi kesejahteraan Indonesia.

Seperti yang disampaikan Hafiz warga Pekanbaru, dia berharap seluruh masyarakat Indonesia bisa hidup sejahtera dan rukun. Dia berharap kekayaan alam Indonesia yang melimpah itu bisa dimanfaatkan untuk memakmurkan bangsa Indonesia.

"Tidak saling menghujat, saling menghormati di bidang apapun, pemerataan pekerjaan, pendidikan gratis yang berkualitas yang dikuti dengan kesejahteraan para pendidik, kepastian hukum yang jelas beserta perikemanusiaan para narapidana di lapas beserta petugasnya. Pengawasan semua institusi pendidikan, akademi-akademi yang masih melakukan kekerasan oleh senior, politik yang sehat serta penguatan lembaga pengawas anti korupsi," kata Hafiz membagikan mimpinya ke detikcom, Jumat (19/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Intinya memakmurkan Rakyat Indonesia dengan Sumber Kekayaan Alam yang luar biasa melimpah. Kalau sudah rata kesejahteraan dan tidak berpihak kepada pemberi kuasa dan kroni-kroninya, saya yakin tingkat kriminalitas akan berkurang drastis bahkan hilang, karena kesejahteraan sudah adil dan merata," lanjutnya.

Banyak juga yang bermimpi tentang persatuan Indonesia yang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Banyak yang menyampaikan keberagaman merupakan kekuatan bangsa kita.

"Bukankah kita semua masyarakat yang memiliki hak yang sama? Lepas dari itupun, semua manusia di dunia adalah sama, terlepas dari apa latar belakang kita, terlepas dari warna kulit kita, terlepas dari batas negara sekalipun. Tidak bisakah kita hidup bersebelahan dan menghargai satu sama lain," kata Tsania K Della.

Hal senada juga disampaikan Jordan yang berharap jangan ada sampai ada gerakan radikal tumbuh di Indonesia. Dia juga berharap birokrasi Indonesia bersih dari KKN.

"Memiliki pemimpin yang punya gagasan jelas tanpa intervensi pihak mana pun dengan birokrasi yang bersih. Tidak ada lagi gerakan radikal dari berbagai ormas. Keinginan untuk saling menghormati dan bersyukur akan keragaman yang ada," ujar Jordan.

"Dan di setiap sekolah, institusi, ataupun pemerintahan diadakan upacara bendera setiap hari Senin rutin dan menghukum yang tidak mengikutinya. Agar dapat memaknai arti kemerdekaan dan menghormati para pahlawan kemerdekaan," sambung dia.

Ada juga yang mengajak sesama generasi muda untuk ikut turun tangan melawan koruptor. Apalagi saat negara lain sudah berpikir hingga ke luar angkasa.

"Kita harus malu dengan negara lain yang sudah membahas dan memikirkan ruang angkasa sementara negara kita masih membahas pornografi, bahas korupsi di pemerintahan, korupsi di tempat umum, dan perbedaan SARA yang sudah jelas negara kita merdeka karena pluralisme," ucap James Boni Djaruu.

"Mari bangkit buka mata hati hai pemuda-pemuda Indonesia tuk berani melawan semua yang akan merusak NKRI yang lahir dan ada karena pluralisme sejak zaman Sriwijaya," sebut dia.


(ams/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads