"Ngapain saya nanggepin? Ya, nggak usah ditanggapilah, biarkan saja," kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017).
Menurutnya, sah-sah saja bila Anies memiliki keinginan tersebut. Namun Djarot mengaku tidak berani menanggapi karena hal ini berkaitan dengan banyak pihak, salah satunya pemerintah pusat dan aturan-aturan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saya tidak berani menanggapi," tambahnya.
Sebelumnya, Anies Baswedan menyatakan lahan reklamasi Teluk Jakarta yang telah ada akan dialihfungsikan menjadi sarana yang bermanfaat, seperti untuk fasilitas publik.
"Ya, itu kan janji kampanye seperti itu. Ya nanti isinya, di dalam janji kampanye ada bahwa yang sudah telanjur jadi akan dimanfaatkan untuk kepentingan publik dan segala macam bisa di situ," kata Anies, Selasa (16/5). (nth/idh)











































