DetikNews
Jumat 19 Mei 2017, 10:56 WIB

Resmikan Jak Mart, Djarot: Pemerintah Hadir Untuk Stabilkan Harga

Bisma Alief Laksana - detikNews
Resmikan Jak Mart, Djarot: Pemerintah Hadir Untuk Stabilkan Harga Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan Jak Mart di pusat perbelanjaan Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam sambutannya, Djarot mengatakan Jak Mart adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk menstabilkan harga di Jakarta.

"Esensinya adalah pemerintah harus hadir untuk menstabilkan harga. Hadir mengkoreksi fundamental pasar. Kalau lepas (pemerintah lepas tangan) akan berlaku hukum pasar 'yang kuat makan yang lemah'. Maka pemerintah harus hadir untuk mengkoreksi," ujar Djarot di Pasar Rawa Bening, Jakarta Timur, Jumat (19/5/2017).

Djarot mengatakan nantinya Jak Mart bukan hanya akan dibuka di tempat perbelanjaan saja. Jak Mart juga akan dibuka di pemukiman padat penduduk dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dengan manajemen tetap di bawah PD Pasar Jaya. Hal tersebut agar pemerintah bisa menjaga harga supaya tidak terjadi permainan harga di masyarakat.

Selain Jak Mart, Djarot juga ingin agar PD Pasar Jaya segera meresmikan Jak Grosir di Pasar Induk Kramat Jati. "Jak Mart ini bisa masuk ke kampung dan RPTRA. Di bawah manajemen PD Pasar Jaya. Jadi yang besar-besar (pedagang) nggak bisa naik-turunin harga semaunya," ucap Djarot.

"Yang kita subsidi orang yang nggak mampu. PD Pasar Jaya, Jak Grosir segera diresmikan di Pasar Induk Kramat Jati," lanjutnya.

Selain itu, Djarot juga sempat menyinggung soal kebijakan Pemprov DKI yang mulai memberlakukan transaksi nontunai. Menurutnya, kebijakan yang diambil oleh Pemprov DKI sudah sejalan dengan apa yang diharapkan oleh Bank Indonesia yang mengkampanyekan gerakan nontunai untuk masyarakat.

"Ini landasan yang kita pakai, bisa dipertanggungjawabkan makanya pakai nontunai. Dengan cara tersebut nggak ada lagi kebocoran. Makanya kita kurangi yang (transaksi) tunai," sebut Djarot.

Khusus kepada pedagang batu mulia di Pasar Rawa Bening, Djarot mengingatkan agar mereka tidak terlalu hanyut dalam demam batu akik yang sempat melanda Indonesia. Djarot menyarankan agar para pedagang mulai fokus menjual perhiasan. Djarot berharap ke depan Pasar Rawa Bening bisa menjadi salah satu pasar logam mulia terbaik dan ternama di Indonesia.

"Saya orang Jawa, tahu penggemar batu akik ada dan banyak, fanatik. Begitu di ekspose pasti meledak tapi nggak lama. Maka, saya sampaikan tolong ingatkan (pada pedagang) jangan larut dalam kegembiraan tesebut. Pikirkan kor untuk gem center apa, perhiasan tolong fokus kesitu," ujar Djarot.

"Bagaimana kita tata betul yang bagus, supaya (Pasar Rawa Bening) bisa jadi pasar grosir terbaik dan ternama di Indonesia," ujarnya.


(bis/tfq)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed