DetikNews
Jumat 19 Mei 2017, 07:45 WIB

Duel ala Mortal Kombat dan Pentingnya Jaga Emosi di Jalan

Faiq Hidayat - detikNews
Duel ala Mortal Kombat dan Pentingnya Jaga Emosi di Jalan Foto: Screenshot Facebook Adi Kurniawan Dregd
Jakarta - Video duel antara sopir taksi dengan pengemudi mobil di jalanan viral. Hal itu dianggap sebagai representasi warga Ibu Kota yang telah lelah dengan kesemrawutan lalu lintas.



Sosiolog UGM Sunyoto Usman menilai kemacetan di Jakarta yang membuat pengemudi bertahan di jalan selama berjam-jam bisa jadi membuat orang lebih egois. Untuk itu, menurut Sunyoto, seharusnya pengemudi bisa lebih menahan emosi.

"Di negara lain, orang tidak boleh 3 jam mengendara. Minimal harus 2 jam lalu istirahat. Orang lama berkendara lebih emosi," kata Sunyoto dalam perbincangan, Kamis (18/5/2017) malam.

Baca juga: Viral Duel Sopir Taksi vs Pengemudi Mobil ala Mortal Kombat

Meski begitu, dia resah juga apabila melihat kericuhan di jalan raya. Menurutnya, seharusnya ada sanksi yang tegas apabila ada perkelahian di jalan.

"Saya tidak melihat sanksi yang terjadi kericuhan di jalan raya, kalau di sejumlah negara berkelahi di jalanan masuk penjara," kata Sunyoto.

Sementara itu, pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan menyebutkan kemacetan di Jakarta sudah semakin parah. Oleh sebab itu, menurutnya sistem transportasi publik harus diperbaiki.

"Jadi, selesaikan kemacetan bukan penambahan jalan yaitu sistem angkutan publik diperbaiki dan orang dibuat susah dengan kendaraan pribadi. Karena selama ini orang dibikin memakai kendaraan pribadi itu yang bikin berantem dan macet semerawut kan," kata Azas Tigor.

Sebelumnya, perkelahian seorang sopir taksi Blue Bird dengan pengemudi mobil tengah ramai dibicarakan di media sosial. Aksi keduanya sempat membuat lalu lintas macet dan mengganggu pengguna jalan lain.

Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video dan disebarkan melalui Facebook oleh akun Adi Kurniawan Dregd. Dari video yang berdurasi satu menit tersebut, sopir taksi dan pengemudi mobil terlihat emosi. Mereka menyerang satu sama lain.

Perkelahian keduanya terjadi saat kondisi jalan tengah padat menjelang traffic light di salah satu lokasi di Jakarta. Beberapa pengendara mobil dan motor sempat terhenti karena terganggu aksi tersebut. Ada sejumlah pengemudi ojek online yang mencoba melerai, namun gagal.

Pihak Blue Bird sendiri saat ini tengah menyelidiki kejadian tersebut dan akan memberikan sanksi tegas jika sopir itu terbukti bersalah.

"Kalau kita lihat dari videonya, terlihat pengemudi taksi diserang. Dia menghindar untuk membela diri. Sebetulnya sih nggak perlu sampai terjadi peristiwa itu. Masih dalam proses pihak yang berwajib saat ini," ujar Head Public Relations Blue Bird Group Teguh Wijayanto kepada detikcom, Kamis (18/5/2017).
(fai/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed