Pantauan detikcom di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (18/5/2017), sekitar pukul 18.00 WIB, tiap massa sudah memegang lilin. Mereka terlihat duduk di depan PT DKI.
Massa Ahok menggelar aksi lilin. (Cici/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berdoa untuk Ahok, agar bangsa ini tidak terpecah, kami meminta keutuhan NKRI, agar bangsa ini damai dan sejahtera," ucap salah seorang menggunakan pengeras suara.
Setelah berdoa, massa menyanyikan beberapa lagu nasional, seperti 'Satu Nusa Satu Bangsa', 'Garuda Pancasila', 'Maju Tak Gentar', serta 'Halo-halo Bandung'.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto mengimbau massa segera menyudahi aksi sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.
"Bapak-Ibu sekalian, waktu sudah menunjukkan sesuai aturan, untuk kegiatan harus segera diberhentikan. Untuk itu, saya mengimbau segera kembali ke rumah masing masing, terima kasih atas aksi hari ini, mari kita jaga ketertiban umum," ujar Suyudi pada pengeras suara di dalam pagar PT DKI.
Sedangkan mobil komando sudah pergi sejak pukul 17.50 WIB. Hingga pukul 18.25 WIB, massa belum membubarkan diri, mereka bernyanyi 'Gak mau pulang, Ahok belum bebas' beberapa kali. Mereka juga bernyanyi 'Bebas, bebas, bebaskan Ahok, bebaskan Ahok sekarang juga'.
Namun setelah diperingati dan melewati perundingan antara massa dan polisi, hingga pukul 18.41 WIB, ada sekelompok massa yang belum mau membiarkan diri, sedangkan massa lainnya sudah ada yang pergi untuk pulang ke rumah. (cim/rvk)












































Massa Ahok menggelar aksi lilin. (Cici/detikcom)