DetikNews
Kamis 18 Mei 2017, 18:35 WIB

Sekda: Pergantian Gubernur Tak Pengaruhi Revitalisasi Pasar Ikan

Bisma Alief Laksana - detikNews
Sekda: Pergantian Gubernur Tak Pengaruhi Revitalisasi Pasar Ikan Kampung Akuarium (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Sekda DKI Jakarta Saefullah mengatakan proses revitalisasi kawasan Pasar Ikan, Jakarta Utara, tidak akan berhenti walaupun ada pergantian gubernur. Alasannya, sudah ada kesepakatan dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk pembangunan kembali lokasi bersejarah tersebut.

Menurut Saefullah, proyek dengan kesepakatan SKPD tersebut akan selesai pada Desember 2017. Karena itu, pergantian gubernur pada Oktober tidak akan berpengaruh pada proses revitalisasi Pasar Ikan.

"Ini kan bukan soal pilih memilih gubernur. Ini kan soal kontrak pekerjaan. Kontrak pekerjaannya sudah kontrak sekarang nanti finisnya di Desember. Kalau gubernur ada pergantian dari sekarang sampai Desember itu nggak pengaruh. Dia tetep kontraknya berjalan. Tetap kontraknya sama SKPD," kata Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/5/2017).

Saefullah mengatakan kawasan Pasar Ikan nantinya akan dikembalikan sebagai lokasi wisata. Tak lupa, beberapa wisata kuliner pun akan ada di lokasi tersebut.

"Dikembalikan seperti bentuk semula karena itu heritage. Mirip bangunan dulu. Fungsi ada kafe-kafe, ada jual ikan dalam akuarium gitu, ikan hias maksudnya, dan juga ada kuliner di situ. Itu peruntukan Pasar Ikan," ucap Saefullah.

Sedangkan untuk Kampung Akuarium, Saefullah mengatakan lokasi tersebut akan digunakan sebagai destinasi wisata seperti Kota Tua. Nantinya, Kampung Akuarium akan disulap menjadi lokasi penghijauan, ruang publik, dan parkir.

"Akuarium itu merupakan bagian dari destinasi wisata Kota Tua. Akuarium itu perencanaannya sebagian di ujung utara itu untuk penghijauan. Sheetpile sudah selesai, nanti bisa juga buat ruang publik atau parkir. Sebelah Akuarium di pasar ikannya, di museumnya itu akan dibangun tahun ini sudah tanda tangan kontrak. Desember selesai," tutur Saefullah.

"Saya rasa itu bagian Kota Tua, orang bisa nyeberang ke Pasar Ikan, museum, dan (Kampung) Akuarium. Dari situ, orang bisa nyeberang ke Masjid Luar Batang. Masyarakat harus ngerti bahwa ini merupakan upaya membangkitkan Kota Tua," ujarnya.
(bis/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed