"Sisanya yang 122 (narapidana, red) kami imbau untuk menyerahkan diri. Masyarakat yang melihat orang asing di sekitar mereka, atau mengetahui keberadaan napi yang kabur, hubungi kantor polisi terdekat," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur, kepada detikcom, Kamis (18/5/2017).
Perburuan para napi dipimpin langsung oleh Kapolres Pekanbaru Kombes Susanto. Pihaknya terus mengidentifikasi keberadaan para napi berbekal data dari pihak rutan dan data dari berkas perkara di penyidik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, tim pemburu optimis dapat mengembalikan para narapidana karena mayoritas napi merupakan warga Pekanbaru. "Untuk keluarga, kami juga sudah bersurat," ujar dia.
Kaburnya napi diduga terjadi karena masalah over kapasitas. Rutan Pekanbaru yang seharusnya hanya bisa menampung 561 penghuni, pada kenyataannya dihuni 1.870 orang narapidana. Sementara itu total pegawai di Rutan Pekanbaru hanya 54 orang. Untuk petugas keamanan hanya 30 orang yang dibagi 6 orang setiap regunya. (aud/rvk)











































