"Harapannya semua puasa di hari yang sama. Semua kompak," ujarnya di gedung Stovia, Jalan Abdul Rachman Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2017).
Untuk itu, Lukman menyatakan, upaya memulai puasa secara serentak itu hanya dilakukan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, mayoritas muslim menginginkan persamaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman mengatakan penentuan 1 Ramadan akan melalui sidang Isbat. Sidang itu rencananya akan digelar pada 26 Mei mendatang.
"Kita akan mengadakan sidang isbat untuk menetapkan apakah pada saat itu hilal sudah bisa dilihat. Kalau sudah, itu pertanda keesokan harinya kita memasuki Ramadan," katanya.
Jika belum terlihat, 1 Ramadan akan jatuh pada 28 Mei. Lukman berharap penetapan tersebut dapat disetujui dan diikuti semua pihak.
"Ya semoga tahun ini serentak. Jadi semoga nanti pada sidang isbat mudah-mudahan ada kesamaan menentukan 1 Ramadan," tuturnya. (hld/idh)











































