DetikNews
Rabu 17 Mei 2017, 21:16 WIB

Kursi Prioritas 'Menggoda' di KRL, Siapa Cepat Dia Dapat

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Kursi Prioritas Menggoda di KRL, Siapa Cepat Dia Dapat KRL dari Tebet, Selasa (17/5/2017). Foto: Samsdhuha Wildansyah-detikcom
Jakarta - Kursi prioritas yang kosong di KRL biasanya jadi incaran penumpang. Meski tak masuk kriteria, ada saja penumpang KRL yang tetap menduduki kursi tersebut.

Seperti yang dilihat detikcom saat menaiki KRL dari Tebet ke Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2017). Ada penumpang yang langsung menduduki kursi prioritas yang bukan haknya saat kursi biasa sudah penuh.

"Ini kan gerbong juga belum ramai dan saya duduk sebentar saja. Kalau pun ditegor juga akan bangun buat cari tempat duduk lain," ujar pemuda yang kedapatan duduk di kursi prioritas.

 KRL dari Tebet, Selasa (17/5/2017) KRL dari Tebet, Selasa (17/5/2017) Foto: Samsdhuha Wildansyah-detikcom


Hal yang sama disampaikan Aldi. Dia memilih duduk di kursi prioritas karena kondisi gerbong kereta yang kosong.

"Saya duduk kan cuma sebentar, cuma 2 stasiun saja. Ini lagi sepi, nggak ada lansia juga, jadi ya nggak apa-apa," sebutnya.

Dari pantauan detikcom, biasanya mereka yang tak berhak menduduki kursi prioritas baru akan beranjak dari tempat duduk bila ditegur petugas. Kursi prioritas seharusnya diduduki orang lanjut usia, wanita hamil, penyandang cacat dan ibu membawa anak.

Kursi prioritas ini biasanya ada di setiap ujung-ujung gerbong. Setiap bagian kursi prioritas sudah ada penanda di dinding gerbong dalam KRL.

 KRL dari Tebet, Selasa (17/5/2017) KRL dari Tebet, Selasa (17/5/2017) Foto: Samsdhuha Wildansyah-detikcom


Soal kondisi ini, VP Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa, mengimbau penumpang agar menaati petunjuk mengenai tempat duduk prioritas.

"Ini bicara masalah kesadaran masyarakat. Kalau kita lihat di luar itu tidak ada pengamanan di KRL, tapi namanya kursi seperti itu tidak ada yang menempati. Kalau petugas yang ada di dalam KRL sekarang itu sebenarnya sudah sesuai standar pelayanan minimum," ujar Eva terpisah.
(fdn/nwk)
krl
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed