Novel Baswedan akan Jalani Operasi Mata Kamis Besok

Novel Baswedan akan Jalani Operasi Mata Kamis Besok

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Rabu, 17 Mei 2017 17:46 WIB
Novel Baswedan akan Jalani Operasi Mata Kamis Besok
Kondisi Novel Baswedan ketika pertama kali dirawat di Singapura (Foto: Istimewa)
Jakarta - Penyidik senior KPK Novel Baswedan akan menjalani operasi mata Kamis (18/5) besok. Ini merupakan tindak lanjut dari rencana operasi yang sebelumnya direncanakan.

"Operasi terhadap mata Novel Baswedan direncanakan akan dilakukan besok, Kamis 18 Mei 2017," ungkap Kabiro Humas Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Rabu (17/5/2017).

Febri menyebut beberapa tindakan persiapan operasi telah dilakukan tim dokter antara lain pengecekan kornea mata, pengambilan sampel darah dan urine, X-ray pada thorax (dada), dan tes cardio (jantung).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai tengah malam ini Novel diminta puasa untuk kebutuhan pelaksanaan operasi besok," imbuh Febri.

Kondisi kedua mata Novel tidak tampak ada pertumbuhan selaput kornea. Sementara mata kiri Novel justru mengalami peningkatan tekanan dengan menunjukkan angka 20 mmHg.

"Untuk mata kanan masih terdapat peradangan di bagian tengah, namun tekanan mata normal dan tidak ada infeksi sejauh ini," tutup Febri.

Teror yang menimpa Novel terjadi pada 11 April 2017. Saat itu, Novel pulang dari menunaikan salat Subuh di masjid dekat rumahnya lalu dipepet 2 orang yang mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba kedua orang itu menyiramkan air keras ke wajah Novel.

Novel sendiri memang salah satu penyidik senior KPK yang kerap menangani perkara korupsi kelas kakap. Kasus terakhir yang dia tangani yaitu tentang perkara dugaan korupsi proyek e-KTP.

Saat ini, Novel berada di Singapura untuk menjalani perawatan. Air keras yang disiramkan ke Novel itu berdampak pada kondisi matanya.

Polisi masih terus mengejar pelaku teror ke Novel itu. Polisi sempat menangkap 3 orang berinisial M, H, dan AL tetapi dilepaskan semua karena dianggap tidak ada bukti yang mengarah kepada ketiga orang itu. (nif/dhn)


Berita Terkait