Sambil Menangis, Corby Bantah Miliki 4,2 Kg Mariyuana
Kamis, 28 Apr 2005 13:40 WIB
Denpasar - Air mata terus mengalir di pipi si cantik Corby saat sidang pembacaan pledoi. Corby keukeuh membantah 4,2 kilogram mariyuana miliknya. "Saya ingin katakan kepada JPU bahwa saya tidak bisa mengakui kejahatan yang tidak saya lakukan," kata Schapelle Leigh Corby saat membacakan pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (28/4/2005).Tak kuat menahan tangis, satu per satu butir air mata Corby jatuh membasahi pipinya.Corby meminta majelis hakim menggunakan hati nurani saat menjatuhkan vonis nanti. "Ketua majelis hakim yang terhormat, saat ini hidup saya berada di tangan anda, tetapi saya sangat lebih berharap hati anda yang menentukan hidup saya. Sekali lagi, saya tidak tahu menahu bagaimana mariyuana ada di dalam tas saya dan saya tahu semua bukti menujukkannya," ungkap dia.Menurut dia, sudah menjadi rahasia umum masalah yang terjadi di terminal domestik Australia karena security airport dan bagian yang menangani bagasi tidak melaksanakan tugas dengan baik.Meski demikian, Corby mengaku telah melakukan kelalaian. "Satu satunya kesalahan saya adalah saya tidak mengunci tas milik saya. Saya tidak pernah ada kesempatan apapun, saya mengakui kepemilikan tas plastik berisi mariyuana yang ada di dalam tas saya," ujar Corby yang terlihat sesekali mengusap air matanya."Jika saat itu polisi mau menimbang berat keempat atas atas nama saya, hal itu dapat menujukkan bukti bahwa beratnya berbeda ketika saya check in di Brisbane, Australia dan waktu tas-tas saya tiba di bandara Denpasar," lanjutnya.Bagi Corby, tuntutan hukuman seumur hidup yang diajukan JPU sangat berat."Saya pikir tujuh bulan penjara di sini sudah cukup untuk hukuman saya karena saya tidak mengunci tas. Saya cukup berat, nenek meninggal, ayah menderita kanker terminal. Saya takut, saya di sini ayah saya jatuh sakit," kata Corby.Ketika digelandang ke luar sidang, Corby yang mengenakan kemeja warna unggu pun tetap menangis.
(aan/)











































