Bantu Warga Miskin di DKI, Djarot Ingin Jumlah e-Warung Ditambah

Bantu Warga Miskin di DKI, Djarot Ingin Jumlah e-Warung Ditambah

Bisma Alief Laksana - detikNews
Rabu, 17 Mei 2017 15:42 WIB
Bantu Warga Miskin di DKI, Djarot Ingin Jumlah e-Warung Ditambah
Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Dinas Sosial DKI memperbanyak jumlah e-warung di Jakarta. Menurut Djarot, jumlah e-warung saat ini masih jauh dari target.

Djarot meminta bukan hanya Dinsos DKI yang bekerja untuk memperbanyak e-warung, tapi juga wali kota, camat, hingga lurah. Saat ini baru ada 36 dari target 237 e-warung di Jakarta pada tahun 2017.

"Persoalannya, DKI ini masih e-warungnya, sebagai tempat penjualannya, itu masih terbatas," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Djarot, e-warung, yang merupakan program dari Kemensos, akan menjual beras dan gula bagi kelompok penerima manfaat (KPM) dari program bantuan pangan nontunai itu.

Karena itu, Djarot ingin kantor kelurahan, rusun, dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) bisa dijadikan lokasi e-warung untuk menambah jumlah e-warung.

Nantinya, Kemensos akan mengirimkan uang ke rekening para KPM sebesar Rp 110 ribu tiap bulan. Nantinya KPM bisa membeli gula seharga Rp 12.500 per kilogram dan beras Rp 8.500 per kilogram.

"Jadi cari lokasi-lokasi e-warung itu yang dekat dengan kelompok penerima sasaran, KPM, itu supaya nggak jauh-jauh. Dengan cara seperti itu, semakin mudah kelompok KPM ini untuk menerima barang tersebut," ucap Djarot.

"Ini program dari Kementerian Sosial, hanya untuk gula dan beras," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos DKI Masrokhan menyebut saat ini sudah ada 212.978 warga yang menerima bantuan untuk e-warung. Jumlah tersebut tersebar di lima kota di Jakarta. Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Seribu bentuk bantuan masih berupa raskin. (bis/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads