DetikNews
Selasa 16 Mei 2017, 19:09 WIB

Usai Berorasi di PT DKI, Massa Pro-Ahok Bubarkan Diri

Akhmad Mustaqim - detikNews
Usai Berorasi di PT DKI, Massa Pro-Ahok Bubarkan Diri Kondisi arus lalu lintas di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta seusai aksi massa pro-Ahok, Selasa (16/5/2017). Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom
Jakarta - Massa pro-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menggelar aksi di depan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta di Jl Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Setelah berorasi, massa berangsur-angsur membubarkan diri.

Dari pantauan sekitar pukul 18.50 WIB, massa terlihat sudah membubarkan diri. Polisi juga sudah membuka kembali Jl Letjen Suprapto arah Senen yang sempat ditutup.

 Kondisi arus lalu lintas di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta usai aksi massa pro Ahok, Selasa (16/5/2017) Kondisi arus lalu lintas di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta seusai aksi massa pro-Ahok, Selasa (16/5/2017). Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom


Namun polisi melalui pengeras suara memberikan imbauan agar massa membubarkan diri. Sebab, masih ada massa yang berkumpul di sekitar PT DKI.

"Mohon kepada Bapak-bapak Ibu-ibu agar dengan tertib tinggalkan tempat ini," kata seorang polisi, Selasa (16/5/2017).

Saat ini, kondisi lalu lintas kembali normal. Polisi juga melakukan apel pengamanan seusai aksi massa meski ada beberapa petugas yang masih berjaga di sekitar PT DKI.

Personel polisi di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta usai aksi massa pro Ahok, Selasa (16/5/2017)Polisi di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta seusai aksi massa pro-Ahok, Selasa (16/5/2017) Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom


Terkait dengan proses banding yang diajukan tim pengacara Ahok, Pengadilan Negeri Jakarta Utara masih menunggu pemeriksaan berkas perkara (inzage) banding. Inzage akan dilakukan pemohon banding, yakni pengacara Ahok dan jaksa.

Juru bicara PN Jakut, Hasoloan Sianturi, saat dimintai konfirmasi mengatakan surat pemberitahuan inzage sudah disampaikan kepada pihak pengacara Ahok pada Senin (15/5). Pengacara Ahok punya waktu satu pekan hingga Senin, 22 Mei, untuk memeriksa berkas perkara banding.

Sedangkan surat inzage untuk pihak jaksa yang juga memohonkan banding sudah dikirim pada Jumat, 12 Mei. Jaksa diberi batas waktu 1 minggu untuk memeriksa berkas perkara banding.

Ahok divonis bersalah melakukan penodaan agama dan dihukum 2 tahun penjara. Ahok kini ditahan di Rutan Mako Brimob, Depok.
(fdn/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed