DetikNews
Selasa 16 Mei 2017, 07:24 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Kongres ke-XIX PMII di Palu

Faiq Hidayat - detikNews
Presiden Jokowi Hadiri Kongres ke-XIX PMII di Palu Foto: Presiden Jokowi menghadiri Kongres PMII di Palu. (Faiq/detikcom)
Palu - Presiden Joko Widodo menghadiri acara Kongres Nasional ke-XIX PB PMII di Masjid Agung Darussalam, Palu, Sulawesi Tengah. Presiden Jokowi tiba sekitar pukul 08.00 WITA.

Pantauan di lokasi, pejabat yang hadir yakni Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof Mohamad Nasir, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Rudy Sufahriadi. Disusul Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dan sejumlah pejabat Pemda Palu.

Sejumlah Menteri Kabinet Kerja juga hadir di acara itu.Sejumlah Menteri Kabinet Kerja juga hadir di acara itu. Foto: Faiq/detikcom


Ketua Panitia Nasional Kongres PB PMII Yakin Simatupang mengatakan, Kongres Nasional ini akan dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi. Sedangkan tema yang diambil meneguhkan konsensus bernegara untuk Indonesia berkeadaban.

"Situasi akhir ini Indonesia gerakan yang anti Pancasila momen ini konsensus bernegara, ya Pancasila. Pandangan yang ingin melakukan di luar Pancasila saya kira itu inkonstitusional," kata Yakin Simatupang sebelum acara dimulai di Masjid Agung Darussalam, Jl WR Supratman, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/5/2017).

Kongres ini akan diadakan 15-19 April dengan diikuti peserta kader sebanyak 1.000 kader dari 238 cabang dan 25 pengurus tingkat provinsi. Sedangkan 15 kader akan dipilih sebagai calon ketua umum PB PMII 2017-2019.

PMII didirikan sejak 17 April 1960 di Sekolah Mu'amalat NU Wonokromo, Surabaya. Latarbelakang PMII berdiri saat itu carut marutnya situasi politik bangsa Indonesia dalam kurun waktu 1950-1959. Serta tidak menentunya sistem pemerintahan dan perundang-undangan yang ada.

Ketua PB PMII Aminudin Ma'ruf mengapresiasi Presiden Jokowi yang hadir acara Kongres Nasional PB PMII. Apalagi, Presiden Jokowi usai pulang melakukan kunjungan kerja dari Beijing, Cina.
"Seperti mimpi Pak Presiden bisa hadir kongres ini, sepertinya Pak Gubernur kayak belum yakin Pak Presiden hadir disini. Terima kasih Pak presiden jauh-jauh datang dari Beijing untuk datang buka kongres ini," kata Aminudin dalam sambutannya.

Ketua PB PMII Aminudin Ma'ruf memberikan sambutan.Ketua PB PMII Aminudin Ma'ruf memberikan sambutan. Foto: Faiq/detikcom
Menurut Amin, Jokowi merupakan presiden kedua yang membuka kongres PMII ini. Presiden Soekarno sebelumnya membuka kongres PMII pada tahun 1963. Selain itu, PMII memilih wilayah Palu karena banyak gerakan radikal yang tumbuh di Tanah Tadulako.
"Pak presiden kami sengaja laksanakan kongres di Tanah Tadolaku bertema meneguhkan konsensus bernegara untuk Indonesia berkeadaban. Katanya tanah ini pusat radikal Islam, di tanah ini pusat dari gerakan menentang NKRI, PMII sengaja membuat tanah ini untuk membuktikan jika PMII tidak sejengkal untuk mereka yang mau mengubah Pancasila dan mengancam NKRI kami tidak mundur. Sebelum kami maju ada Pak Tito yang maju duluan, ada kakak Banser, kalau Pak Tito sudah kalah baru PMII maju," kata Aminudin.

"Kami minta presiden gerakan (radikal) ini tidak bertumbuh di tanah air, kami tidak takut. Kita yang mendirikan republik ini, kita punya sejarah dengan ulama konsensus pancasila ideologi jangan mereka yang baru paham keagamaan yang sok paling benar," imbuh dia.

Dia mengatakan pemerintah sudah melakukan pembangunan nasional di berbagai daerah. Apalagi, indeks rasio gini terus menurun.

"Satu tahun 2015-2016 rasio gini terus menurun artinya apa pemerataan nasional sedang bekerja, presiden kerja kerja pembangunan infrastruktur perlu dan revolusi mental untuk daya saing itu penting juga Pak Presiden," tutup dia.
(fai/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed