Djarot: Pramudi TransJ Ciledug-Tendean Harus yang Berpengalaman

Djarot: Pramudi TransJ Ciledug-Tendean Harus yang Berpengalaman

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 15 Mei 2017 19:16 WIB
Djarot: Pramudi TransJ Ciledug-Tendean Harus yang Berpengalaman
Busway koridor 13 (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat ingin agar bus TransJakarta koridor 13 rute Ciledug-Tendean dikemudikan oleh pramudi berpengalaman dan menguasai jalur tersebut. Alasannya, jalan layang rute koridor 13 ini menjulang tinggi hingga ketinggian 23 meter dan memiliki beberapa tikungan.

"Sebelum ini dioperasikan, di sini sama sopirnya harus paham betul jalannya, penguasaan medan, ini harus terus-menerus," kata Djarot setelah meninjau koridor 13 TransJakarta di Halte CSW, Jakarta Selatan, Senin (15/5/2017).

Di tempat yang sama, Direktur Operasional PT TransJakarta Daud Joseph sependapat dengan Djarot. Dia mengatakan akan merekrut pramudi senior yang memiliki jam terbang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena tinggi banget, sampai ada yang 23 meter, kondisi di atas juga banyak tikungan, sangat dibutuhkan kewaspadaan yang tinggi. Makanya untuk koridor ini, kita mau rekrut pramudi yang senior dan master. Ini untuk keamanan penumpang," terang Joseph.

Untuk laju kecepatan, apabila bus TransJakarta di jalur reguler pada umumnya bisa mencapai 50 kilometer per jam (km/jam), untuk jalan layang rute Ciledug-Tendean ini hanya diperbolehkan 40 km/jam. Hal ini mengingat banyak jalan yang naik-turun di jalur tersebut.

"Apalagi di ketinggian 23 meter, laju kecepatannya tidak boleh kencang, paling hanya 40 km/jam," ujar Joseph.

"Makanya kita butuh pramudi yang sudah master dalam mengemudi," tambahnya.

Dengan risiko ini, Joseph menambahkan, pramudi yang membawa bus TransJakarta single harus mempunyai SIM B1 umum, sedangkan yang membawa TransJakarta gandeng harus memiliki SIM B2 umum.

Untuk gaji, pramudi yang membawa bus TransJakarta single akan mendapat gaji dua kali UMP. Sedangkan pramudi yang membawa bus gandeng mendapat tiga kali UMP. (nth/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads