Balon Bupati SBT Gagal Verifikasi, Massa Duduki KPUD Maluku
Kamis, 28 Apr 2005 09:57 WIB
Ambon -
Ratusan orang pendukung 2 bakal calon (balon) Bupati Seram Bagian Timur (SBT) kembali menduduki Kantor KPUD Maluku untuk yang ketiga kalinya. Mereka merasa tidak puas karena 'jagonya' tidak lolos verifikasi KPUD. Hingga kini, ratusan orang itu masih berada di halaman dan di depan pintu gerbang Kantor KPUD Maluku, Jl. AY Patti, Ambon, Kamis (28/4/2005). Mereka tiba di Kantor KPUD sekitar pukul 09.00 wit. Puluhan aparat kepolisian Polres Pulau Ambom dan Pulau-pulau Lease diterjunkan untuk mengamankan aksi itu. Dalam orasinya, pendukung pasangan balon bupati dan wakil bupati masing-masing Ansarwati Mena-Abdul Hamid Klian serta Umar Manaban-Yusuf Kilrey itu mengungkapkan kekesalannya. "Ketua KPUD harus diganti karena tidak independen. Urusan Parpol bukan urusan KPUD," teriak salah seorang pengunjuk rasa. Mereka juga membentangkan sejumlah poster yang isinya menghujat KPUD. Salah satu tulisan dalam poster berbunyi 'KPUD Dirasuki Rekayasa Politik'. Saat aksi berlangsung, anggota KPUD SBT mengadakan pertemuan dengan perwakilan parpol yang pasangannya tidak lolos di Kantor KPUD Maluku. Pertemuan itu difasilitasi KPUD Maluku. Perwakilan parpol yang hadir antara lain dari PKPI, PSI, PKPB, PKS dan PDKB.Namun, pertemuan itu tidak menghasilkan keputusan berarti. Bahkan, anggota KPUD SBT dan perwakilan parpol saling tuding. Akhirnya, Ketua KPUD Maluku Idrus Tatuhey memutuskan untuk membicarakan persoalan itu dengan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu.
(rif/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































