"Saya rasa dalam bulan ini juga kita masih membicarakan lebih lanjut di kalangan internal mengenai apa yang bisa lakukan bersama bersama untuk merevitalisasi dan memperkuat proses pengungkapan ini. Karena ini menjadi PR kita bersama. KPK mempunyai tanggung jawab secara kelembagaan karena Novel bekerja di KPK," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah setelah menghadiri diskusi di kantor ICW, Jalan Kalibata Timur IV D No 6, Jaksel, Senin (15/5/2017).
Febri pun menerangkan pihaknya akan membantu proses pengungkapan kasus teror yang menimpa Novel itu. KPK terbuka apabila diminta terlibat dalam mendukung upaya pengungkapan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Febri menyatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait kasus penyiraman air keras ini. Jikalau nantinya Presiden membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini, KPK dengan terbuka akan membantu dalam tim tersebut.
"Dalam konteks ini, kita masih koordinasi lebih lanjut dengan pihak kepolisian yang bekerja di lapangan. Kalau memang Presiden setujui, adanya pembentukan tim independen atau tim khusus atau tim kepresidenan, bagi KPK kami sangat terbuka sepanjang memang kita punya niat yang sama untuk mengungkap penyerangan ini," katanya. (knv/asp)










































