Komnas HAM Bentuk Tim Usut Kasus Teror Novel Baswedan

Komnas HAM Bentuk Tim Usut Kasus Teror Novel Baswedan

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 15 Mei 2017 17:29 WIB
Komnas HAM Bentuk Tim Usut Kasus Teror Novel Baswedan
Novel Baswedan berkursi roda (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta - Komnas HAM membentuk tim untuk ikut mengusut kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Komnas HAM juga akan meminta keterangan dari Novel.

Pembentukan tim ini diawali dari dorongan koalisi masyarakat sipil yang meminta Komnas HAM ikut terlibat dalam penelusuran kasus teror terhadap Novel pada Selasa (11/4). Paripurna pada tanggal 2 Mei menugaskan komisioner subkomisi pemantauan/penyelidikan melakukan investigasi atas kasus teror Novel

"Kita sudah menginventaris para pihak yang kita minta keterangan terutama Pak Novel. Sudah bikin jadwal tapi Beliau di Singapura, kita juga akan melakukan pemantauan lapangan bertemu orang orang sekitar kediaman termasuk pihak lainnya," ujar komisioner Komnas HAM Maneger Nasution saat dikonfirmasi, Senin (15/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menegaskan pembentukan tim ini dilakukan karena berulangnya teror yang dialami Novel. Investigasi juga dilakukan untuk mencegah terulangnya teror terhadap aktivis antikorupsi.

"Novel pintu masuk memastikan tidak ada kekerasan terulang terhadap aktivis antikorupsi," tegasnya.

Pengobatan mata Novel di Singapura telah memasuki hari ke-33. Mata kanan Novel dilaporkan mengalami peradangan. Namun bagian tubuh lain, kondisinya membaik.

"Ada peradangan (inflamasi) pada bagian tengah kornea mata kanan meskipun belum teridentifikasi adanya infeksi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Senin (15/5).

Meski mata kanan mengalami peradangan, kondisi Novel terus membaik. Sejumlah perkembangan juga tampak dari pemeriksaan terakhir yang dilakukan tim dokter pada Minggu (14/5). Seperti pertumbuhan selaput dan pembuluh darah. (fdn/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads