Jembatan Lawe Ger Ger Hancur Akibat Air Bah di Aceh Tenggara

Jembatan Lawe Ger Ger Hancur Akibat Air Bah di Aceh Tenggara

- detikNews
Kamis, 28 Apr 2005 09:24 WIB
Aceh Tenggara - Jembatan Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara terputus akibat banjir bandang yang menghantam wilayah tersebut. Hancurnya jembatan disebabkan hempasan balok-balok kayu yang terbawa aliran air.Jembatan Lawe Ger Ger yang terputus ini menghubungkan jalur transportasi Kuta Cane, ibu kota Aceh Tenggara, menuju Blang Keujeren. Jembatan ini berlokasi di Desa Jongar Asli, Kecamatan Badar, sekitar 15 km dari Kuta Cane. Jembatan hancur akibat hantaman balok-balok kayu yang terbawa arus deras air bah yang menimpa tiga desa di Aceh Tenggara pada Selasa (26/4/2005) malam. Bila dilihat dari potongan-potongan kayu yang menghantam jembatan, terlihat bekas potongan gergaji atau chain-saw. Diduga kuat kayu-kayu ini merupakan hasil aktivitas ilegal logging.Akibat putusnya jembatan ini, aktivitas masyarakat dari kedua wilayah yang terhubungkan menjadi terganggu. Masyarakt harus rela berjalan kaki untuk dapat melintasi wilayah tersebut. Berdasarkan pantauan detikcom di Kuta Cane, Aceh Tenggara, lokasi jalan dekat jembatan tampak tertimbun longsoran tanah dan pohon. Longsoran tanah dan pohon tersebut berasal dari gunung yang tepat berada di sisi jalan. Sisi lain jalan ini terbentang sebuah sungai. Fasilitas listrik di Desa Jongar Asli sendiri praktis sama sekalin tidak dapat berfungsi. Begitu juga wilayah-wilayah yang menuju Blang Keujeren, listriknya mati. Hal ini disebabkan karena banyaknya instalasi listrik yang roboh.Di Desa Jongar Asli, sekitar 10 rumah hancur termasuk kediaman warga yang tepat bersebelahan dengan Jembatan Lawe Ger Ger, Kuta Cane, milik Salahuddin Ramli, 60, hancur berantakan. Tiga desa yang dihantam air bah ini adalah Lawe Mengkudu, La La dan Lawe Ger Ger. (ism/)


Berita Terkait