Kapolsek Talang Kelapa Kompol Erwin S Manik mengatakan razia terus dilakukan untuk mempersempit ruang gerak napi yang akan melintasi wilayah Banyuasin.
"Sesuai instruksi Bapak Kapolres Banyuasin dalam upaya menjaring narapidana yang kabur dari rutan di Riau, kami melakukan razia di wilayah perbatasan dibantu dengan personel Polres," ujar Kompol Erwin kepada detikcom di sela-sela razia di depan Mapolsek Talang Kelapa, Minggu (14/5/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kata Erwin, dalam daftar yang diterima terdapat beberapa tahanan yang identitasnya berada di Sumatera Selatan. Karena itu, pihaknya akan memeriksa setiap penumpang secara selektif hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
"Kegiatan akan terus dilaksanakan sesuai perintah Kapolres. Karena, dari data yang kami dapatkan, ada beberapa yang berasal dari wilayah Sumatera Selatan. Tapi tidak menutup kemungkinan melintas menuju Pulau Jawa juga melalui jalur ini," tuturnya.
Dari pantauan detikcom di lokasi, terdapat beberapa penumpang bus lintas provinsi yang tidak memiliki identitas dan langsung digiring ke Mapolsek. Selanjutnya, dilakukan pencocokan dengan daftar yang tertera dalam kertas folio yang dipegang petugas. Bahkan beberapa di antaranya harus menghubungi pihak keluarga yang bisa bertanggung jawab.
"Kalau tidak ada identitas sama sekali, kita suruh hubungi keluarganya terlebih dahulu. Setelah terdata lengkap, baru kita bolehkan melanjutkan perjalanan," ucap Erwin. (nkn/nkn)










































