"Yang satu meninggal, yang satu (luka) parah. Tapi yang lain cuma lecet-lecet saja, Enggak tahu itu kenek apa penumpang yang meninggal. Korban satu tadi dibawa pakai kantung kuning," tutur salah seorang penumpang bus, Yusuf Adi Mulyono saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (13/5/2017).
Sebelum akhirnya terlibat kecelakaan, lanjut Mulyono, bus tersebut melaju kencang sejak masuk tol. Ia menyatakan beberapa penumpang sudah memperingatkan sopir agar tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom |
"Waktu dari Jakarta ke sininya saja mau nabrak motor, penumpang langsung pada teriak," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Busnya ngebut, kan ugal-ugalan sopirnya, di depan ada truk, mau nyalip tapi nggak kekejar saking kencangnya, sopirnya buang kekanan, mau balik lagi ke kiri bannya selip," ujarnya.
Kondisi bus tersebut ringsek parah akibat terbalik. Petugas kemudian mengevakuasi bus dan dibawa ke posko derek gerbang Tol Ciujung.
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom |












































Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom