DetikNews
Sabtu 13 Mei 2017, 18:32 WIB

131 Tahanan Rutan Pekanbaru yang Kabur Masih Buron

Mukhlis Dinillah - detikNews
131 Tahanan Rutan Pekanbaru yang Kabur Masih Buron Direktur Jenderal Pemasyarakatan (PAS) Kemenkumham I Wayan Kusmiantha Dusak/Foto: Arief Ikhsanudin-detikcom
Bandung - Sebanyak 131 napi/tahanan Rutan Kelas IIB Pekanbaru, Riau, masih buron. Aparat gabungan terus melakukan pengejaran.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM I Wayan Kusmiantha Dusak mengatakan, pihaknya sudah mengantongi semua identitas napi/tahanan yang buron. Daftar identitas itu sudah diserahkan ke polisi.

"Data mereka (131 napi), sudah kita berikan kepada petugas kepolisian untuk segera ditangkap," kata Dusak usai meresmikan galeri Pascorner di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu (13/5/2017).

Baca juga: Pungli Rutan Pekanbaru Masih Diusut, Pelaku Bisa Dijerat Gratifikasi

Aparat gabungan menurutnya sedang menyisir wilayah Pekanbaru, Riau dan sekitarnya untuk menangkap sisa tahanan/napi yang kabur.

"Saya yakin tidak ada yang tidak tertangkap, kecuali keluar negeri kalau masih di wilayah Ini pasti bisa," tegas dia.

Dusak memastikan akan menindaklanjuti evaluasi terkait kaburnya napi/tahanan. Pembenahan dilakukan agar kejadian serupa tak terulang.

"Dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, ada petugas yang selalu memantau keamanan di setiap lapas atau rutan. Jangan sampai ini terulang kembali," kata Dusak.

Sebanyak 448 tahanan Rutan Sialang Bungkuk melarikan diri bersamaan. Para tahanan yang masih dalam proses persidangan itu kabur seusai terjadi bentrokan di dalam Rutan.

Terkait kasus tersebut, Menkum HAM Yasonna H Laoly memecat tiga pejabat rutan dari status PNS. Pemecatan dan pencopotan pejabat terkait dilakukan berdasarkan laporan investigasi awal pihak Inspektorat Jenderal Kemenkum HAM.

Tiga pejabat yang dipecat adalah Kepala Rutan Pekanbaru Teguh Triahatmanto, Kepala Pengamanan Rutan Pekanbaru Taufik, dan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Tomi Firdaus.

Selain itu dicopot juga Kepala Kanwil Kemenkum HAM dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Riau. Keduanya ditarik ke Jakarta untuk dilakukan pembinaan. Kemudian enam petugas Rutan Sialang Bungkuk diturunkan pangkatnya satu tingkat selama masa 3 tahun.

Laoly menyebut jumlah tahanan/napi yang melarikan diri sebanyak 448 orang dari total penghuni rutan 1.870 orang.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed