DetikNews
Sabtu 13 Mei 2017, 13:56 WIB

Hadiri Gebyar Imunisasi, Djarot Minta Warga Waspada Vaksin Palsu

Nathania Riris Michico - detikNews
Hadiri Gebyar Imunisasi, Djarot Minta Warga Waspada Vaksin Palsu Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat (Cico/detikcom)
Jakarta - Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengingatkan warga tetap mewaspadai pemberian vaksin berlebih pada anak serta adanya peredaran vaksin palsu. Meski vaksin memang dibutuhkan tubuh, Djarot menyarankan agar tidak semua vaksin harus diberikan, melainkan hanya vaksin yang memang bermanfaat bagi tubuh.

"Yang perlu saya sampaikan, saya bilang sama Pak Kusmedi (Kadinkes DKI), saya tanya imunisasi dasar itu berapa jenisnya, 10 mungkin lebih, belum lagi vaksin lain. Saya minta tolong betul supaya dicek betul apakah vaksin itu bermanfaat bagi kita atau tidak, bermanfaat bagi anak kita atau tidak, jangan mengada-ada, yang sesuai kebutuhan kita," kata Djarot di Rusun Pesakih, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (13/5/2017).

Djarot mengimbau agar tidak semua vaksin dimasukkan ke tubuh. Apabila memang dibutuhkan banyak vaksin, harus dipastikan manfaatnya bagi tubuh dan apakah vaksin tersebut telah melalui kajian ilmiah alias asli.

"Jangan semua vaksin dia muncul langsung kita kasihkan, jangan. Tapi betul-betul melalui kajian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sekali waktu keluar vaksin harus, sampai berapa kali kita vaksin. Tolong dikaji betul ada nggak manfaat betul bagi kita," ujarnya.

Terlalu banyak vaksin juga dapat mempengaruhi daya tahan tubuh, apalagi tubuh memiliki kekebalan secara alami. Terakhir, Djarot berpesan untuk melindungi anak-anak dari vaksin palsu.

Dia menganjurkan para orang tua memperhatikan obat ataupun vaksin bagi anak-anak agar terhindar dari vaksin palsu. Hal ini merujuk pada kasus vaksin palsu yang sempat marak beberapa tahun lalu.

"Hati-hati sebab salah kasih (vaksin) bisa berantakan. Tolong dicermati, pastikan vaksinnya yang sudah teruji yang asli. Karena banyak otak-otaknya orang kita luar biasa busuknya, dia tidak peduli anak-anak kita mati. Ini untuk melindungi anak-anak kita," tuturnya.
(nth/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed