Arus Lalin Dibuka, Polisi Halau Massa Pro-Ahok Kembali ke Jalan

Dewi Irmasari - detikNews
Jumat, 12 Mei 2017 20:57 WIB
Foto: Dewi Irmasari/detikcom
Jakarta - Polisi terus berupaya membubarkan massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang masih bertahan. Jalur Cempaka Putih menuju Senen, Jakarta Pusat, sudah dibuka.

Lalu lintas di sekitar lokasi hingga kini tidak ada kemacetan, tapi di jalur lambat kendaraan hanya dapat melaju perlahan karena ada kumpulan massa.

Pantauan detikcom hingga pukul 20.28 WIB di lokasi, Jumat (12/5/2017), sejumlah polisi membentuk barikade di sejumlah gang permukiman guna menghalau kembalinya massa ke jalan.

Setelah dibubarkan dengan siraman water canon, massa yang awalnya berkumpul di depan Pengadilan Tinggi Jakarta Pusat mulai bergeser. Polisi yang awalnya berjalan pelan menghalau massa mulai berlari hingga membuat massa tunggang langgang membubarkan diri. Sempat ada pula provokator yang berteriak untuk maju kembali, namun dua polisi maju dan meyakinkan massa agar mundur.

Kapolres Jakpus Kombes Suyudi Aryo Seto beserta jajarannya kini ikut turun ke jalan, diikuti kendaraan water canon di belakangnya. Kini jarak massa yang dominan mengenakan baju kotak-kotak tersebut dengan water canon sudah lebih dari 30 meter. Kapolres dan jajarannya kini berada di tengah Jl Letjen Suprapto, di antara pembatas jalur lambat dan cepat.

Massa pro-Ahok sudah beberapa hari menggelar aksi terkait vonis 2 tahun penjara untuk Ahok, yang menurut hakim terbukti melakukan penodaan agama. Mereka meminta agar Ahok ditangguhkan penahanannya.

Tim pengacara Ahok memang sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun PT DKI belum menindaklanjuti permohonan tersebut karena surat banding dari PN Jakarta Utara belum diterima. Penangguhan penahanan Ahok akan dibahas setelah majelis hakim Ahok untuk tingkat banding ditetapkan. (nif/fdn)