"Hasil dari sidak tadi, yang hadir ada 3.065 PNS. Untuk yang tidak hadir 226 PNS. Jadi jumlah kehadiran mencapai 93 persen," ungkap Ketua Tim Sidak Inspektorat Pembantu Jakarta Timur Harry Suharto dalam keterangannya, Jumat (12/5/2017).
Dia menjelaskan para PNS tersebut tidak hadir ke kantor karena berbagai alasan. Mulai sakit, sedang mengambil cuti, hingga membolos kerja.
"Perinciannya, sakit ada 17, izin ada 26, yang cuti 103, yang sedang pendidikan ada 21, terus yang dinas luar kota ada 49, dan 10 PNS bolos kerja," paparnya.
Harry mengatakan sidak tersebut dilakukan pagi hari mulai pukul 08.00 WIB dan sore hari mulai pukul 15.30 WIB. Sidak tersebut bertujuan membina para PNS agar tetap bersemangat kerja saat 'harpitnas'.
"Memberikan pembinaan terkait kedisiplinan dan pengawas saja. Jangan sampai kendur di hari kejepit seperti ini. Hasilnya kita langsung kirim ke Provinsi," paparnya. (ibh/rvk)











































