TNI di Aceh Bantu Bersihkan Jalan Lintas yang Putus Akibat Longsor

TNI di Aceh Bantu Bersihkan Jalan Lintas yang Putus Akibat Longsor

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 12 Mei 2017 18:35 WIB
TNI di Aceh Bantu Bersihkan Jalan Lintas yang Putus Akibat Longsor
TNI membantu membersihkan jalanan yang tertimpa tanah longsor. (Agus/detikcom)
Jakarta - Jalan lintas yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tengah dengan Nagan Raya, Aceh, putus akibat tanah longsor. Prajurit TNI bahu-membahu menyingkirkan material yang menutupi badan jalan agar dapat dilalui kendaraan.

Peristiwa tanah longsor ini terjadi pada Jumat (12/5/2017) pagi, sekitar pukul 07.20 WIB. Hal ini akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak beberapa hari, terutama di Pegunungan Beutong Ateuh, Banggalang. Material longsor menutupi badan jalan tepatnya di kilometer 50 di daerah Jambo Buruong Singgah Mata.

Pascakejadian, personel TNI dari Koramil Beutong Ateuh meluncur ke lokasi. Mereka bahu-membahu menyingkirkan material longsor. Akibat kejadian ini, jalan lintas Takengon-Nagan Raya putus total.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini kendaraan baik roda 2 maupun 4 tidak dapat melewati jalan karena material longsor tersebut menutupi badan jalan. Longsor terjadi lebih kurang sepanjang 8 meter dengan ketebalan lumpur 40 sentimeter," kata Danposramil Beutong Ateuh Pelda Khairul dalam keterangan tertulis yang disampaikan Penerangan Kodam Iskandar Muda.


TNI di Aceh Bantu Bersihkan Jalan Lintas yang Putus Akibat LongsorTNI membantu bersihkan jalanan yang tertimpa tanah longsor. (Agus/detikcom)

Antrean panjang kendaraan terlihat di lokasi. Mereka menunggu jalan selesai dibersihkan. Sedangkan untuk motor, personel TNI mencoba membantu mengangkatnya agar dapat melintas.

Menurut Khairul, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, belum ada masyarakat yang melintas di lokasi.

"Kejadian tanah longsor ini sudah kami laporkan ke Muspika Beutong Ateuh, Banggalang, dan sampai saat ini Babinsa Posramil Beutong Ateuh kami siagakan dengan dibantu masyarakat membersihkan material lumpur dan dahan-dahan dengan alat seadanya sambil menunggu datangnya alat berat," jelas Khairul.

Ia mengimbau masyarakat yang hendak ke Takengon, Aceh Tengah, dari Kabupaten Nagan Raya atau sebaliknya agar berhati-berhati. "Terutama saat melintasi ketinggian Gunung Singgah Mata," ungkap Khairul. (rvk/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini