Namun setelah AL ditangkap, polisi tidak menemukan bukti-bukti yang mengarah ke AL. Akhirnya AL pun dilepaskan. Kini polisi malah mencari tahu sumber foto yang diberikan oleh Novel.
"Sedang didalami Novelnya dapat informasi dari mana, info itu," kata Wakapolri Komjen Syafruddin di Masjid Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mulai dari HP, CDR, dicek semuanya," ujar Syafruddin.
Novel mengalami teror penyiraman air keras oleh orang tak dikenal setelah menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan, Selasa (11/4).
Hal tersebut terjadi di dekat kediamannya Jalan Deposito T Nomor 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Kini Novel masih menjalani proses pengobatan di Singapura karena mengalami gangguan penglihatan akibat insiden tersebut.
(aud/dhn)











































