Djarot Harap Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi dan Naik TransJ

Djarot Harap Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi dan Naik TransJ

Bisma Alief Laksana - detikNews
Jumat, 12 Mei 2017 16:51 WIB
Djarot Harap Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi dan Naik TransJ
Plt Gubernur DKI Djarot menghadiri penandatanganan hibah. (Bisma/detikcom)
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sempat menjajal satu dari 3 bus TransJakarta yang ramah untuk kaum disabilitas. Menurut Djarot, bus tersebut merupakan bus standar yang dipakai di beberapa kota di dunia.

Model bus Euro 3 yang dihibahkan kepada Pemprov DKI itu memiliki suspensi yang bisa turun-naik. Jadi hal tersebut memudahkan kursi roda masuk ke bus.

"Jadi ini standar dunia yang dipakai di London, Hong Kong, Singapura, Thailand. Ini Euro 3 yang ramah difabel. Sehingga kalau kursi roda masuk, itu langsung masuk ke dalam," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Inilah yang kita mau, sistem transportasi kita seperti ini," ucapnya.

Djarot berharap, dengan sistem transportasi yang lebih terintegrasi, warga bisa beranjak dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, seperti TransJakarta, yang tarifnya lebih murah. Apalagi Pemprov DKI banyak memberi subsidi untuk transportasi umum.

"Kita harapkan orang yang punya kendaraan pribadi bisa melepas kendaraan dan naik TransJakarta dengan tarif yang murah. Ini kehadiran pemerintah untuk mensubsidi sektor transportasi, Rp 3.500 dan ada yang gratis," ujar Djarot.

Djarot mengatakan Pemprov DKI juga sedang mempercepat pembangunan beberapa moda transportasi publik, seperti mass rapid transit (MRT) dan light rail transit (LRT).

"Sambil kita menambah infrastruktur, terkait dengan penguatan, percepatan moda transportasi publik. MRT, LRT kita kebut," kata Djarot. (bis/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads