Djarot mengatakan kaum disabilitas juga berhak mendapat transportasi yang ramah dan tidak membahayakan mereka. Dia pun menekankan kaum disabilitas adalah bagian dari saudara semua warga.
"Kita dapat bantuan hibah 3 unit bus TransJakarta yang ramah kaum disabilitas. Saya sampaikan, saudara-saudara kita kaum disabilitas itu saudara kita. Berhak dapat transportasi yang ramah dan nggak berbahaya," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plt Gubernur Djarot menghadiri acara penandatanganan hibah. (Bisma/detikcom) |
"Kaum disabilitas adalah kita. Mungkin kita suatu saat nanti masuk kaum disabilitas," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah dan Dirut PT TransJakarta Budi Kaliwono. Sedangkan dari pihak PT United Tractors, turut hadir perwakilan dewan direksi Iwan Hadiantoro dan Loudy Irwanto Ellias.
Selanjutnya, pengoperasian 3 bus tersebut akan berada di bawah kendali PT TransJakarta. Sambil bercanda, Djarot menyebut hibah 3 bus tersebut masih kurang.
"Ini masih kurang. Tahun ini PT TransJakarta mau beli 300 unit bus yang ramah disabilitas. Sering-sering saja kayak gini (dapat hibah bus). Ini masih 3, kalau bisa dalam waktu dekat hibah 2 bus lagi biar pas 5, 5 kan Pancasila," tutur Djarot.
Mantan Wali Kota Blitar itu juga menginstruksikan PT TransJakarta segera mengoperasikan 3 bus dari PT United Tractors. Hal tersebut disampaikan agar para kaum disabilitas tidak lagi ragu menggunakan kendaraan umum karena sudah ramah untuk mereka.
"Saya minta langsung dioperasikan. Agar kaum disabilitas nggak ragu lagi menggunakan kendaraan umum karena udah ramah," ucap Djarot.
"Waktu kita nggak panjang, kita tinggal 5 bulan lagi. Bakal dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar memberi landasan pelayan yang baik untuk masyarakat," tuturnya.
Djarot menyadari tekanan yang didapat olehnya selama 5 bulan ke depan sangat berat, namun menantang. Dia berharap semua bawahannya bisa bekerja selama 24 jam tanpa hari libur untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Jakarta.
Plt Gubernur Djarot menghadiri acara penandatanganan hibah. (Bisma/detikcom) |
"Tekanan kita berat, tapi menantang. Saya sampaikan, waktu kita nggak banyak, makanya kita kerja 24 jam nggak ada hari libur untuk memberikan pelayanan terbaik untuk warga Jakarta," kata Djarot.
"Semoga bisa dilanjutkan oleh Anies-Sandi," tuturnya. (bis/rvk)












































Plt Gubernur Djarot menghadiri acara penandatanganan hibah. (Bisma/detikcom)
Plt Gubernur Djarot menghadiri acara penandatanganan hibah. (Bisma/detikcom)