Sandiaga Cari Cara Penataan PKL Tanah Abang Tanpa Air Mata

Sandiaga Cari Cara Penataan PKL Tanah Abang Tanpa Air Mata

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Jumat, 12 Mei 2017 13:50 WIB
Sandiaga Cari Cara Penataan PKL Tanah Abang Tanpa Air Mata
PKL kembali memadati jalur pedestrian di Jl Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (4/5/2017). Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno menyerahkan sepenuhnya penanganan pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang kepada Pemprov DKI saat ini. Namun Sandiaga akan mengkonsultasikan penataan PKL dengan tim sinkronisasi.

"Saya nggak mau komentar policy per policy, karena ini sudah menjadi kesepakatan kita, kalau ini timnya Pak Basuki dan Pak Djarot. Tapi karena ini Pak Basuki sekarang sudah diambil Pak Djarot, tentunya kita mendukung langkah-langkah Pak Djarot terus menciptakan suasana ekonomi yang kondusif ke depan," kata Sandiaga kepada wartawan di Jalan Pisangan, Jakarta Timur, Jumat (12/5/2017).

Konsultasi dengan tim sinkronisasi dilakukan untuk mencari rumusan penataan PKL. Sandiaga berkomitmen menata PKL dengan sebaik mungkin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sendiri akan membahasnya di tim sinkronisasi. Salah satunya bagaimana kita menata tanpa air mata dan membangun tanpa duka untuk para PKL ke depan," ucapnya.

PKL kembali memadati pedestrian di Jl Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (4/5/2017)PKL kembali memadati jalur pedestrian di Jl Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (4/5/2017). Foto: Ari Saputra/detikcom


PKL Tanah Abang kembali menjadi bahan pembicaraan setelah ramai di media sosial mengenai PKL berdagang di sepanjang trotoar Pasar Tanah Abang. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Jupan Royter mengatakan pihaknya akan memperketat penjagaan di Pasar Tanah Abang.

Koordinasi dilakukan dengan Satpol PP Kota Jakarta Pusat dan Kecamatan Tanah Abang untuk berjaga. PKL yang berjualan di trotoar jalan, seperti di depan Stasiun Tanah Abang, harus ditertibkan. (fdu/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini