Pengaduan Warga Secara 'Cluster' di Balai Kota Dimulai Pagi Ini

Pengaduan Warga Secara 'Cluster' di Balai Kota Dimulai Pagi Ini

Nathania Riris Michico - detikNews
Jumat, 12 Mei 2017 08:01 WIB
Pengaduan Warga Secara Cluster di Balai Kota Dimulai Pagi Ini
Suasana di Balai Kota, 12 Mei 2017 (Nathania Riris Michico/detikcom)
Jakarta - Mulai pagi ini pengaduan warga sistem 'cluster' mulai diberlakukan di Balai Kota. Sistem ini mengharuskan warga yang ingin mengadu ke Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat antre sesuai dengan keluhan atau permasalahannya di cluster yang telah disiapkan.

Pantauan detikcom, di pendopo Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017), sudah ada 5 meja terpisah yang disiapkan untuk menerima aduan warga sesuai dengan bidang masing-masing. Meja-meja tersebut telah diisi oleh SKPD sesuai dengan bidangnya, yaitu pendidikan, kesehatan BJPS, PTSP/perizinan, Rusun/Rumah, dan pengaduan umum.

Di meja tersebut juga terdapat papan tulisan per bidang agar memudahkan warga yang baru tiba dan ingin mengadu. Kelima meja tersebut ditempatkan di pendopo Balai Kota di depan jendela dan pintu masuk menuju kantor gubernur.

Pengaduan Warga Secara 'Cluster' Dimulai Pagi Ini di Balai KotaFoto: Nathania Riris Michico/detikcom
Hingga pukul 07.20 WIB, Djarot belum tiba di Balai Kota, namun sedikitnya ada seratus warga yang sudah antre di cluster untuk memberi aduan. Paling banyak warga yang antre di bagian rusun/rumah.

"Saya sudah dua kali mengadu ke sini (Balai Kota), jadi lebih tertib sih, nggak desak-desakan," kata salah seorang warga yang mengadu, Minah (36), saat ditemui di Balai Kota, Jumat (12/5).

Pengaduan Warga Secara 'Cluster' Dimulai Pagi Ini di Balai KotaFoto: Nathania Riris Michico/detikcom
Minah dan warga lainnya memang tidak perlu berebut dan berdesakan untuk mengadu karena antrean di tiap cluster tidak terlalu padat. Para petugas pun dengan sigap mencatat setiap keluhan warga.

Ada pula beberapa warga yang datang untuk berfoto bersama Djarot dan tampak menunggu kedatangan Djarot di sekitar pendopo Balai Kota. Tak sedikit pula warga yang datang untuk memberikan KTP-nya untuk didaftarkan sebagai jaminan penangguhan penahanan bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (nth/rna)


Berita Terkait