Nama PBR Diusulkan Diganti
Rabu, 27 Apr 2005 19:13 WIB
Jakarta - Gagal memenuhi electoral treshold, nama Partai Bintang Reformasi (PBR) diusulkan diganti. Singkatan partai pimpinan Zaenuddin MZ itu tetap PBR. Tapi namanya diusulkan menjadi Partai Barisan Reformasi.Usulan disampaikan Ketua DPW Sumatera Selatan (Sumsel) Sarqowi Wijaya dalam pandangan umum DPW menanggapi laporan pertanggungjawaban DPP PBR, di Hotel Sahid, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (27/4/2005)."Kita usulkan agar nama diganti menjadi Partai Barisan Reformasi. Singkatan tetap sama PBR," kata Sarqowi yang kemudian disambut dengan tepuk tangan sebagian peserta.Namun usulan tersebut tidak akan dibahas dalam Muktamar ke-2 PBR. Usulan hanya jadi masukan bagi DPP terpilih nantinya. "Tidak akan dibahas dalam muktamar kali ini. Itu kemungkinan diamanatkan pada DPW terpilih. Ya hanya jadi masukan saja dari arena muktamar," kata Abdul Kholik, anggota panitia pengarah Muktamar PBR.Sebelumnya wacana yang berkembang PBR akan bergabung dengan parpol lain setelah gagal mencapai electoral treshold dalam Pemilu 2004 lalu. Rencananya masalah itu akan dibahas dalam muktamar kali ini.Namun menurut anggota Panitia Pengarah Muktamar I PBR, Zainal Ma'arif, kemungkinan untuk bergabung dengan parpol lain kecil. Ada sejumlah persoalan teknis yang sulit untuk diselesaikan seperti menentukan posisi orang-orang yang akan memimpin partai. Selain itu juga dikhawatirkan ruh PBR akan hilang jika bergabung dengan parpol lain.
(iy/)











































