"Memang benar AL ini adalah teman atau saudaranya--waktu yang foto pertama beredar--yaitu ada M dan H. Sewaktu kita dalami M yang diduga pelakunya ini adalah bukan pelakunya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/5/2017).
Argo menambahkan, AL, M dan H sampai saat ini belum ditemukan indikasi terkait kasus Novel. Ketiganya tidak berada di lokasi penyiraman Novel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AL sebelumnya ditangkap di kawasan Jakarta pada Selasa 9 Mei malam lalu, setelah polisi mendapatkan foto dari Novel di Singapura. Dari hasil pemeriksaan 1x24 jam, sampai malam tadi, AL belum mengarah sebagai pelakunya.
Polisi pun tidak menahan AL karena belum cukup alat bukti. "Tetapi, sesuai arahan Pak Kapolri, kita tidak begitu saja mempercayainya. Kita akan cek semua alibinya," tutur Argo.
Sejak peristiwa penyiraman Novel pada Selasa (11/4) subuh lalu, polisi sudah mengamankan total tiga orang yang dicurigai sebagai pelaku. Namun, dari ketiganya, belum ada yang mengarah sebagai pelakunya.
Dua orang yang diamankan beberapa waktu lalu ini diperiksa polisi. Alibi keduanya pun dicek polisi. Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut, dipastikan keduanya bukan pelakunya. (rvk/rjo)











































