Penjelasan Polisi soal Penyusup di Mako Brimob

Penjelasan Polisi soal Penyusup di Mako Brimob

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Rabu, 10 Mei 2017 16:46 WIB
Penjelasan Polisi soal Penyusup di Mako Brimob
Brigjen Rikwanto (Bartanius Dony/detikcom)
Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri Brigjen Rikwanto membenarkan adanya tembakan di Mako Brimob, Kelapa Dua, hari ini. Rikwanto menuturkan kronologi terjadinya penembakan diawali adanya dua orang yang berboncengan.

"Tadi jam 13.15 WIB, ada dua orang berboncengan masuk ke pintu samping, dekat rumah sakit, masuk ke asrama Brimob tanpa meminta izin, tanpa memberi tahu kepentingannya," kata Rikwanto ketika ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 3, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/5/2017).

Menurutnya, kedua orang ini bukanlah penghuni asrama Brimob, sehingga ada yang mencurigai dan berteriak kepada mereka, namun tidak diindahkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Padahal dia bukan penghuni asrama Brimob. Sehingga ada yg mencurigai dan diteriaki, tetapi tidak diindahkan, kemudian dilakukan pengejaran dan penembakan peringatan kepada yang bersangkutan dan memang berhenti," ujarnya.

Rikwanto mengatakan, setelah digeledah, kedua orang ini tidak membawa identitas. Keduanya dicurigai mempunyai niat buruk mencari sesuatu.

"Kemudian digeledah, diperiksa, dia tidak membawa barang yang dibawa, memang namun dia tidak membawa identitas. Dan, setelah diteliti apa motovasinya, memang ada niat jelek ingin mencari sesuatu atau mencuri," tuturnya.

Rikwanto juga mengatakan peristiwa ini tidak ada sangkut pautnya dengan penahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dengan kasus penistaan agama. Hingga saat ini, kedua orang yang diduga driver ojek online itu masih diperiksa.

"Tidak ada hubungannya dengan Ahok," ujarnya.

"Nggak ada (ojek online), yang kita dapatkan tidak demikian, orang jauh dua orang diperiksa, belum ada pidana yang melanggar izin masuk," ucapnya. (rvk/idh)


Berita Terkait