DetikNews
Rabu 10 Mei 2017, 16:21 WIB

Lama Terdiam, Fraksi Golkar Pastikan Tolak Angket KPK

Elza Astari Retaduari - detikNews
Lama Terdiam, Fraksi Golkar Pastikan Tolak Angket KPK Ace Hasan Syadzily (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Fraksi Golkar akhirnya mengeluarkan sikap resmi mengenai hak angket KPK. Setelah lama terdiam seusai angket KPK disahkan DPR, Golkar menyatakan tidak mendukungnya.

"Ini merupakan kebijakan resmi Fraksi Partai Golkar atas polemik hak Angket KPK," ungkap Wasekjen Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada detikcom, Rabu (10/5/2017).

"Secara resmi, Fraksi Partai Golkar tidak mendukung hak angket KPK," ujarnya.

Hak angket KPK yang diinisiasi oleh sejumlah anggota Komisi III DPR karena KPK menolak membuka rekaman pemeriksaan Miryam S Haryani terkait dengan kasus e-KTP itu disahkan dalam sidang paripurna DPR, Jumat (28/4) lalu. Pengesahan ini dipermasalahkan karena Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, yang saat itu memimpin sidang, secara sepihak memutuskan menerima usulan angket.

Fahri saat itu mengabaikan interupsi dari anggota-anggota DPR yang menolak angket KPK. Bukan hanya itu, Fahri juga tidak mengakomodasi semua fraksi untuk berbicara menyampaikan pendapat. Golkar menjadi salah satu fraksi yang tidak berbicara dalam sidang paripurna itu.

Sekretaris Fraksi Golkar DPR Agus Gumiwang sebelumnya sempat mengimbau anggota fraksi tidak ikut menandatangani usulan angket KPK. Hanya, belum pernah ada pernyataan resmi apakah Golkar menerima atau menolak usulan itu.

Setelah angket KPK disetujui melalui keputusan Fahri, Golkar tidak juga berbicara walau fraksi-fraksi lain ramai-ramai menolak angket dan menyatakan tidak akan mengirimkan wakil dalam panitia khusus angket KPK. Kini Golkar menyusul Fraksi Gerindra, PKS, PKB, PPP, PAN, dan Partai Demokrat.

"Sebetulnya pandangan Fraksi Partai Golkar dari sejak awal belum menentukan sikap resminya. Namun Fraksi Partai Golkar memahami jika ada pandangan kritis anggota Fraksi Partai Golkar terkait dengan hak angket KPK," tutur Ace.

Anggota Fraksi Partai Golkar menjadi yang terbanyak sebagai inisiator hak angket KPK saat awal digulirkan di Komisi III. Meski secara fraksi menolak, kata Ace, Golkar tidak akan meminta anggotanya itu menarik dukungan.

"Itu hak konstitusional anggota (DPR). Dicabut atau tidak, tidak akan mempengaruhi proses selanjutnya apakah hak angket ini berlanjut. Yang penting, inilah sikap resmi Fraksi Partai Golkar," ucap anggota Komisi II DPR itu.

Adapun anggota Fraksi Golkar yang meneken usulan hak angket KPK adalah:

Syaiful Bahri Ruray
Endang Srikarti Kandayani
Agun Gunandjar
Anton Sihombing
Noor Achmad
Ridwan Bae
Muhammad Nur Purnamasidi
Nawafie Saleh
Ahmad Zacky Siradj
Adies Kadir
(elz/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed