DetikNews
Rabu 10 Mei 2017, 15:10 WIB

Aksi Panggung Menaker Bareng Slank di Peluncuran Aplikasi Cari Kerja

Mega Putra Ratya - detikNews
Aksi Panggung Menaker Bareng Slank di Peluncuran Aplikasi Cari Kerja Foto: Dok Kemnaker
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri kali ini tampil beda dengan berkaos hitam dan bercelana jins. Beraksi di atas panggung, Hanif unjuk gigi dengan suara emasnya.

Hanif tampil bersama grup band papan atas Indonesia, Slank. Hanif menyanyikan lagu ciptaan Slank berjudul 'Ku Tak Bisa' saat manggung di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu, (10/05/17).

Aksi panggung mereka adalah rangkaian peluncuran aplikasi Join Kandidat. Sebuah aplikasi yang dikembangkan Slank bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk mempermudah orang mendapatkan pekerjaan.

Hanif mengatakan di era ekonomi digital, teknologi telah menggusur banyak jenis pekerjaan. Namun teknologi juga menghadirkan banyak pekerjaan baru.

"Join Kandidat salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam mempermudah seseorang mendapatkan pekerjaan. Kapanpun, dimanapun, keahlian apapun," ujar Hanif.

Kelebihan Join Kandidat, lanjutnya, selain menjawab kelemahan dari job portal yang sudah ada, juga diharapkan mampu membantu memecahkan problem 60 persen lebih angkatan kerja nasional yang low skill. Selama ini mereka kesulitan mendapatkan akses lowongan pekerjaan.

"Aplikasi ini mengakmodir berbagai profesi dari mulai SPG, office boy, kurir, sopir, tukang sapu, buruh pabrik, penjaga toko, kasir, atau 2.500 profesi lain yang telah disahkan dalam Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI)," jelasnya.

Drumer Slank Bimbim mengatakan aplikasi tersebut adalah ikhtiar untuk membantu orang mendapatkan pekerjaan secara mudah.

"Peluncuran Join Kandidat adalah ikhtiar kami membantu orang mendapatkan pekerjaan secara mudah. Mereka yang putus sekolah, mereka yang minim keterampilan juga butuh pekerjaan," kata Bimbim.

Senada dengan Bimbim, Kaka sang vokalis menilai selama ini pemerintahan Jokowi melalui Kemnaker sudah terlihat serius mengatasi masalah pengangguran ini. Karena itu, Slank merasa mantap bekerjasama dengan Kemnaker untuk bersama-sama mengembangkan aplikasi ini.

"Aku lihat Pak Jokowi serius ngurus rakyat agar yang masih nganggur bisa kerja. Aku prihatin dengan masih banyaknya Slankers yang kerjanya belum jelas. Begitu juga aku lihat Mas Hanif (M. Hanif Dhakiri, Menaker RI) ini serius banget ngurus masalah-masalah pengangguran dan orang miskin. Dari sini kami mantap bekerjasama untuk membantu saudara-saudara yang masih nganggur", jelas Kaka.
Aksi Panggung Menaker Bareng Slank di Peluncuran Aplikasi Cari KerjaFoto: Dok Kemnaker

Lebih detil, CEO Join Kandidat, Adistya menjelaskan, dengan slogan 'The Change You Need', aplikasi ini mengajak kandidat (pencari kerja) dan perusahaan meninggalkan cara lama yang ribet dan mengeluarkan banyak biaya dalam mendapatkan pekerjaan atau mencari pekerja. "Kalau bisa dilakukan dengan mudah dan murah, kenapa harus ribet dan mahal?" ungkapnya.

Aplikasi bisa diunduh melalui google play store secara gratis. Semua perusahaan, mulai skala kecil, hingga BUMN bisa bergabung di aplikasi ini. Caranya dengan mendaftar melalui aplikasi, mengisi online form, lalu akun langsung aktif. Setelah aktif, bisa langsung mencari kandidat yang diinginkan.

"Tanpa harus memosting lowongan kerja, perusahaan bisa memilih berapapun kandidat yang dibutuhkan," jelasnya.

Bagi kandidat, aplikasi ini menerima siapapun, termasuk yang putus sekolah, tanpa pengalaman kerja, tanpa ijazah atau sertifikat tertentu. Bahkan hanya bermodal skill terbataspun, bisa daftar.

"Syaratnya mau bekerja. Bagaimana caranya? Cukup membuat akun dengan mengisi data diri, pekerjaan yang diinginkan, besar gaji, area kerja dan waktu kerja. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur selfie untuk melengkapi data kandidat. Kenapa selfie? Agar perusahaan mendapatkan foto kandidat yang terbaru, asli tanpa polesan," tuturnya.

Untuk menghidupkan akun dan agar bisa dibaca oleh perusahaan pencari kerja, kandidat cukup membayar Rp 15 ribu untuk tahun. Pembayaran bisa dilakukan melalui Alfamart, Indomart, Seven Eleven, Kantor Pos, ATM, dan sebagainya. Jika suatu saat ada perusahaan yang mencari penjaga kafe misalnya, maka ketika ada kandidat yang mengisi aplikasi sebagai penjaga kafe, maka akan bisa langsung di interview oleh perusahaan.

Join Kandidat juga dilengkapi fitur KPay (Kandidat Payment). Dengan fitur tersebut, kandidat dengan mudah bisa melayani jasa transaksi pembeyaran seperti pulsa telepon, pembayaran TV kabel, listrik, air, premi BPJS Ketenagakerjaan, dan sebagainya. Dengan Join Kandidat, semua bisa langsung menjadi entrepreneur. Tidak ada yang nganggur.

Hadir juga dalam acara ini Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Pakar Pemasaran Hermawan Kartajaya.
(ega/try)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed