"Kami sudah menjalankan Operasi Patuh Jaya dari kemarin. Tadi pagi, terjaring 150 pelanggar. Sedangkan kemarin 485 pelanggar," ujar perwira pengendali operasi jaya di Jakarta Barat, AKP Wawan, saat ditemui di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (10/5/2017).
Ada 150 pelanggar yang terjaring razia. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom |
Operasi Patuh Jaya tadi pagi dilakukan di perempatan Pesakih, Jalan Daan Mogot. Operasi dilakukan pada pukul 07.00 WIB sampai 09.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi Patuh Jaya digelar gabungan oleh polisi dan TNI. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom |
Setelah melakukan uji operasi patuh, polisi melakukan operasi gabungan dengan TNI. Operasi itu adalah operasi Gaktib Waspada Wirapecut. Lokasi operasi gabungan dilakukan di Jalan Daan Mogot, di depan Satpas SIM Daan Mogot dari pukul 09.00 WIB sampai 11.00 WIB.
"Operasi ini dilakukan untuk menertibkan pengguna jalan dan kami juga bekerja sama dengan TNI. Dalam operasi ini. Yang ditindak sebanyak 132 pelanggar," kata Wakasatwil Lantas Jakarta Barat, Kompol Hasbi Ibrahim.
Pengendara yang menggunakan atribut TNI juga dirazia. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom |
Selain pengguna kendaraan, petugas menjaring beberapa orang yang menggunakan atribut TNI. Penjaringan dilakukan oleh anggota POM dari Garnisun 1 Jakarta.
"Meski banyak yang terjaring, yang ditindak ada tiga orang bukan anggota (TNI) tapi menggunakan atribut jaket. Atributnya kami sita, kemudian pencopotan beberapa setiker di kendaraan. Lalu, ada satu anggota yang ditilang tapi malah kabur," kata Dansatpom Garnisum 1 Jakarta, Mayor Cpm Budi Prasojo. (mei/aan)












































Ada 150 pelanggar yang terjaring razia. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Operasi Patuh Jaya digelar gabungan oleh polisi dan TNI. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Pengendara yang menggunakan atribut TNI juga dirazia. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom