Ratusan Pengendara Terjaring Razia di Jalan Daan Mogot

Ratusan Pengendara Terjaring Razia di Jalan Daan Mogot

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 10 Mei 2017 12:35 WIB
Ratusan Pengendara Terjaring Razia di Jalan Daan Mogot
Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Jakarta - Polisi menjaring ratusan pelanggar dalam Operasi Patuh Jaya 2017 di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Mayoritas pengendara yang kena razia tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Kami sudah menjalankan Operasi Patuh Jaya dari kemarin. Tadi pagi, terjaring 150 pelanggar. Sedangkan kemarin 485 pelanggar," ujar perwira pengendali operasi jaya di Jakarta Barat, AKP Wawan, saat ditemui di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (10/5/2017).


Ada 150 pelanggar yang terjaring razia.Ada 150 pelanggar yang terjaring razia. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom

Operasi Patuh Jaya tadi pagi dilakukan di perempatan Pesakih, Jalan Daan Mogot. Operasi dilakukan pada pukul 07.00 WIB sampai 09.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pantauan detikcom, di Jalan Daan Mogot, kebanyakan pelanggar adalah sepeda motor. Mereka menggunakan fly over yang dilarang dilintasi oleh sepeda motor.


Operasi Patuh Jaya digelar gabungan oleh polisi dan TNI.Operasi Patuh Jaya digelar gabungan oleh polisi dan TNI. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom


Setelah melakukan uji operasi patuh, polisi melakukan operasi gabungan dengan TNI. Operasi itu adalah operasi Gaktib Waspada Wirapecut. Lokasi operasi gabungan dilakukan di Jalan Daan Mogot, di depan Satpas SIM Daan Mogot dari pukul 09.00 WIB sampai 11.00 WIB.

"Operasi ini dilakukan untuk menertibkan pengguna jalan dan kami juga bekerja sama dengan TNI. Dalam operasi ini. Yang ditindak sebanyak 132 pelanggar," kata Wakasatwil Lantas Jakarta Barat, Kompol Hasbi Ibrahim.


Pengendara yang menggunakan atribut TNI juga dirazia.Pengendara yang menggunakan atribut TNI juga dirazia. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom


Selain pengguna kendaraan, petugas menjaring beberapa orang yang menggunakan atribut TNI. Penjaringan dilakukan oleh anggota POM dari Garnisun 1 Jakarta.

"Meski banyak yang terjaring, yang ditindak ada tiga orang bukan anggota (TNI) tapi menggunakan atribut jaket. Atributnya kami sita, kemudian pencopotan beberapa setiker di kendaraan. Lalu, ada satu anggota yang ditilang tapi malah kabur," kata Dansatpom Garnisum 1 Jakarta, Mayor Cpm Budi Prasojo. (mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads