DetikNews
Rabu 10 Mei 2017, 12:37 WIB

Antrean Permohonan Paspor Kini Bisa Diakses Lewat Aplikasi

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Antrean Permohonan Paspor Kini Bisa Diakses Lewat Aplikasi Foto: Ditjen Imigrasi ujicoba aplikasi 'Antrian Paspor'. (Kanavino-detikcom)
Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan inovasi untuk mempermudah pelayanan paspor bagi masyarakat. Kini antrean permohonan paspor bisa diakses online.

Antrean permohonan paspor online ini bisa diakses lewat ponsel pintar berbasis Android. Pengguna nantinya harus mengunduh aplikasi bernama 'Antrian Paspor'.

Setelah mengunduh aplikasi tersebut, pemohon bisa mengisi data yang diperlukan. Kemudian pemohon akan mendapatkan hari dan waktu yang ditentukan oleh sistem imigrasi tentang pengurusan paspor di kantor imigrasi yang bersangkutan.

Sekretaris Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM, Friement F.S. Aruan mengatakan inovasi ini dikeluarkan untuk memperbaiki sistem pelayanan paspor agar lebih baik. Selama ini diketahui antrean permohonan paspor selalu menumpuk bahkan bisa menunggu sampai berjam-jam.

"Saya kira, sistem ini akan menjadikan pelayanan semakin baik. Ini untuk yang baru dan perpanjangan semua akan dilayani secara online," ujar Friement di kantor Imigrasi Jaksel, Jl Warung Jati Barat, Pancoran, Jaksel, Rabu (10/5/2017).

Menurut Friement, kelebihan dari aplikasi ini adalah pemohon akan diberikan informasi mengenai hari dan waktu yang jelas. Sehingga pemohon bisa lebih leluasa dalam memanfaatkan waktu yang telah disediakan.

"Kemudian secara sistem akan diberikan alokasi tanggal dan waktu untuk datang ke Kantor Imigrasi," tuturnya.

Sistem di kantor imigrasi itu nantinya yang akan menentukan waktu yang jelas bagi pemohon. Setiap harinya antrean pemohon pun akan dibatasi sesuai kapasitas dari Kantor Imigrasi.

"Sistem itu akan mengatur sebanyak sekarang ini masih 50 orang per jam. Jadi kalau saya asumsikan satu hari itu 8 jam, berarti 8 kali 50 orang sekitar 400 orang. Memang pelayanan Imigrasi di Jaksel ini masih 400 orang per hari," terang Friement.

Sayangnya, aplikasi ini baru diuji coba di Kantor Imigrasi Jaksel. Kalau berhasil, aplikasi akan dikembangkan ke daerah-daerah lain juga.

"Nanti mereka bisa mengakses, sampai saat ini masih Jakarta Selatan dulu. Nanti akan diberlakukan kepada seluruh Indonesia," kata Friement.

Kantor Imigrasi Jaksel dipilih sebab masyarakat cukup banyak yang mengakses permohonan paspor ke tempat tersebut. Selain itu, faktor personel dan kantor yang luas menjadi pertimbangan lain dalam uji coba ini.

"Jakarta Selatan kita jadikan sebagai uji coba, kita melihat Jakarta Selatan ini sebagai Kantor Imigrasi yang paling banyak dimintai pemohon untuk datang memohon paspor. Dibanding dengan Kantor Imigrasi lain, Jaksel ini karena kantornya juga besar dan personel nya juga siap. Ini makanya pilih di sini, kalau disini sukses mungkin di tempat lain juga sukses," imbuh Friement.

Aplikasi ini sudah bisa diunduh di handphone android namun baru bisa beroperasi sekitar dua hari ke depan. Rencananya, 16 Mei nanti aplikasi ini akan diluncurkan bersamaan dengan kebijakan lain yaitu pergantian paspor hanya perlu bawa KTP dan paspor lama saja.

Cara Akses Permohonan Antrean Paspor Online

Hal pertama yang perlu dilakukan oleh pemohon paspor lewat online adalah mengunduh aplikasi 'Antrian Paspor' di Play Store handphone android. Setelah itu, pemohon dapat mengklik aplikasi tersebut dan dapat melihat halaman masuk, persyaratan dan panduan serta cara pemakaian.

Di tombol pertama, ada halaman masuk yang berfungsi bagi user yang ingin mendaftar dan sudah terdaftar. Kedua, ada bagian pesyaratan yang memuat mengenai informasi tentang pembuatan paspor bagi mereka yang belum mengetahui. Ketiga, ada bagian panduan dan cara persyaratan befungsi sebagai informasi mengenai penggunaan aplikasi antrean online ini.

Selanjutnya, pemohon diharuskan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu agar bisa mengakses permohonan antrean online ini. Setelah itu, pemohon harus mengisi data pribadi dari mulai username hingga nomor induk kependudukan.

Setelah semuanya terisi maka pemohon telah berhasil dan akan melalui proses validisi. User pun secara resmi telah terdaftar dalam aplikasi ini.

Bagi yang telah selesai melakukan pendaftaran, user dapat masuk dan mengisi kolom username dan password. User kemudian akan masuk ke halaman permohonan antrean.

Di situ pemohon akan memilih Kantor Imigrasi yang akan menjadi tempat proses pembuatan paspor. Setelah dipilih, ada halaman antrean paspor dan apabila telah selesai tinggal diklik tombol lanjut. Pemohon kemudian akan mendapatkan email mengenai waktu pembuatan paspor di kantor imigrasi.

Pada hari ini, Rabu (10/5), detikcom mencoba menggunakan aplikasi tersebut namun belum sepenuhnya berjalan.
(knv/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed