Restorasi eks lahan terbakar digelar di kebun plasma di Sepucuk, OKI, Selasa (9/5/2017). Selain Gubernur Sumsel Alex Noerdin, acara dihadiri 27 delegasi negara peserta Bonn Challenge, Duta Lingkungan Rimba Perwira Andik Jaya Perwira, dan jajaran pemerintahan setempat.
Andik hadir mengenakan tanjak di kepala sebagai pakaian khas Sumsel. Tapi tak hanya penampilan yang jadi perhatian, melainkan perjalanannya berkeliling daerah dengan menggunakan sepeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andik berkisah dirinya menyusuri satu kota ke kota lain dengan sepeda sejak matahari terbit hingga terbenam. Setiap hari, dia bisa menempuh jarak 75 kilometer. Aktivitas ini dilakukan sejak 2014.
Di daerah, Andik selalu meminta tanda tangan kepala daerah sebagai bukti dirinya telah menginjakkan kaki di tempat tersebut.
Andik meminta tanda tangan Gubernur Alex Noerdin (Raja Adil Siregar/detikcom) |
"Sejak tahun 2014 saya memulai perjalanan, sudah ada 32 provinsi dan 402 kabupaten/kota yang sudah saya sambangi. Salah satunya Sumatera Selatan ini," imbuhnya.
Atas semangatnya mengajak masyarakat melestarikan lingkungan, panitia Bonn Challenge mengundangnya ikut serta menghadiri sekaligus melakukan penanaman pohon di bekas lahan terbakar bersama 27 delegasi negara lain.
Karena penampilannya nyentrik, delegasi terpikat. Pria 73 tahun itu kerap diajak foto para delegasi.
Bonn Challenge diikuti perwakilan negara se-Asia-Pasifik. Sumsel adalah provinsi pertama di Indonesia yang menggelar event ini. (try/try)











































Andik meminta tanda tangan Gubernur Alex Noerdin (Raja Adil Siregar/detikcom)