DetikNews
Selasa 09 Mei 2017, 10:30 WIB

Batal Umumkan Tim Sinkronisasi, Tim Anies: Personel Belum Lengkap

Nathania Riris Michico - detikNews
Batal Umumkan Tim Sinkronisasi, Tim Anies: Personel Belum Lengkap Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Tim gubernur dan wakil gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno membatalkan pengumuman terkait tim sinkronisasi. Alasannya adalah karena personel yang belum lengkap.

"Belum lengkap saja personelnya, kan perlu orang juga," kata Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, M Taufik, saat berbincang dengan detikcom, Senin (8/5/2017) malam.

Di samping para pakar, Taufik mengatakan khusus untuk tim sinkronisasi ini diperlukan orang yang memahami soal mekanisme dari RPJMD hingga APBD. Tim sinkronisasi jugalah yang akan memantau program dari awal kepengurusan Anies-Sandi pada Oktober 2017 hingga program apa saja yang sesuai visi misi untuk dimasukkan dalam APBD 2018.

"Karena ini kan berkaitan dengan masa kerja 3 bulan, dari Oktober, November, Desember. Kedua, RPJMD dan program 2018 itu sepenuhnya berdasarkan Permendagri No 54 tahun 2010 itu dibuat gubernur terpilih dibantu Bapedda, jadi mutlak itu gubernur terpilih," ujarnya.

Taufik menjelaskan tim sinkronisasi ini memang nantinya bertugas mengelaborasi visi misi Anies-Sandi untuk dimasukkan ke RPJMD, atau bersifat lebih teknis. Visi misi ini sendiri sebelumnya sudah ditentukan oleh tim pakar.

"Visi misi kan harus tim pakar kita yang membuat visi misi waktu itu. Nah ketika masuk ke RPJMD dia akan lebih teknis menyangkut soal capaian yang mau dituju 5 tahun," tutur Taufik.

"Misalkan untuk menanggulangi kemacetan perlu ada 1000 bus misalkan dalam 5 tahun, nah ini kan mesti tercantum di RPJMD jadi dalam 5 tahu akan tercapai 1000 bus kemudian diturunin ke RKPD kemudian diturunin ke KUA-PPAS, tahun pertama 2018 mau berapa. Nah ketika ngomongin mau berapa itu kan faktornya banyak, faktor keuangan dan lain-lain gitu. Nah kira-kira begitu," imbuhnya.

Pengumuman tim sinkronisasi ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Beberapa nama pun masuk dalam daftar tim sinkronisasi.

"Dalam waktu dekat, minggu-minggu ini saya kira kan kita lagi rumuskan juga," sebut Taufik.

Eks Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said pun digadang akan menjadi pemimpin tim sinkronisasi. Hal ini dibenarkan oleh Taufik.

"Kemungkinan iya (dipimpin Sudirman Said), ada Pak Joko Santoso pengarahnya dan ada Pak Bambang Widjojanto," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan hingga saat ini belum ada personel dari tim sinkronisasi yang dibentuk keduanya. Jika ada yang mengaku, hal tersebut tidaklah benar.

"Ada yang ingin saya garisbawahi, tim sinkronisasi sampai dengan sekarang belum ada personalianya. Kalau ada yang mengaku-aku sebagai tim sinkronisasi, itu tidak benar," kata Anies, Senin (8/5/).
(nth/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed