Anies dan Sandiaga Jadikan Rumah Partisipasi Sarana Bertemu Warga

Anies dan Sandiaga Jadikan Rumah Partisipasi Sarana Bertemu Warga

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Selasa, 09 Mei 2017 09:28 WIB
Anies dan Sandiaga Jadikan Rumah Partisipasi Sarana Bertemu Warga
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno mengatakan akan menjadikan rumah partisipasi sebagai tempat warga menyalurkan ide. Selain itu, warga bisa bertemu dengan pasangan tersebut di rumah itu.

"Karena saya juga keliling, saya akan dijadwalkan nanti tim sinkronisasi dalam seminggu jaga bergantian dengan Pak Anies. Nanti bisa memaksimalkan waktu-waktu yang ada untuk menampung ide partisipasi dan bertemu masyarakat," kata Sandiaga di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Selasa (9/5/2017).

Sandiaga mengatakan rumah partisipasi akan menjadi wadah warga menyampaikan ide. Ia akan mengajak warga berkolaborasi dalam membangun Jakarta

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rumah partisipasi itu akan menampung ide-ide dan gagasan warga selama 5 lima tahun ke depan karena kita kan pola pemerintah bottom up dan kolaborasi. Kita akan ajak warga itu untuk ikut berpartisipasi dalam semuanya. Rumah partisipasi adalah pintu depan mereka datang menyampaikan ide dan gagasannya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan memastikan rumah partisipasi tersebut akan dibuka setiap hari.

"Insyaallah (dibuka) 7 hari seminggu, sampai malam. Pagi jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Kita siapkan jika ada yang telat, nggak kaku kayak di kantor," kata Anies di kediaman Boy Sadikin, Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/5).

Anies mengatakan akan menampung semua aspirasi warga. Namun ia mengingatkan warga agar tidak melaporkan masalah karena dirinya belum menjabat.

"Justru kita mau menampung aspirasi gagasan dan praktik-praktik, ada kampung yang mengelola dengan baik, maka kabarkan ke sini," tuturnya.

"Kalau di depan ada gorong-gorong yang macet, jangan ke sini. Kriterianya itu, kalau ada masalah dengan KJP, KJS, bukan di sini tempatnya. Masalah itu hanya didiskusikan untuk dilaksanakan di 2017-2022," ucapnya. (fdu/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads