Cerita ini bermula setelah Jokowi meresmikan tiga pelabuhan di Maluku Utara, yakni Pelabuhan Tapaleo, Pelabuhan Bicoli, dan Pelabuhan Wayabula. Lokasi peresmian berada di Pelabuhan Tapaleo, Desa Tepeleo, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (8/5/2017).
Setelah meresmikan pelabuhan, Jokowi, yang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Maluku Utara Ahmad Ghani, hendak meninggalkan Pelabuhan Tapaleo. Melihat Jokowi berjalan menuju ke mobil 'Indonesia 1', yang terparkir di luar area pelabuhan, warga kemudian berlari mengejar Jokowi.
Paspampres meminta warga tertib saat mendekati Presiden Jokowi. (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom) |
Melihat kejadian itu, Paspampres berlari membentuk pagar betis untuk membatasi jarak antara Jokowi dan warga. Seperti tak peduli, warga terus berteriak sembari berupaya menjangkau Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan dorong, jangan dorong," ujar salah seorang Paspampres.
Melihat antusiasme warga, Jokowi pun tersenyum. Sama seperti masyarakat, Jokowi tak peduli dengan pagar betis yang dibentuk Paspampres. Dia mendekat ke arah warga sembari menyambut ajakan salaman.
Warga tetap berkerumun mendekat ke Presiden Jokowi. (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom) |
Sesekali Jokowi berhenti di depan kerumunan. Dia melayani ajakan foto warga. Dengan senyumnya yang khas, Jokowi berfoto bersama masyarakat yang sangat antusias.
Selesai meladeni antusiasme masyarakat, Jokowi beranjak pergi. Sembari melambaikan tangan dari jendela mobilnya yang terbuka, Jokowi berlalu ke acara selanjutnya. (jor/jor)












































Paspampres meminta warga tertib saat mendekati Presiden Jokowi. (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)
Warga tetap berkerumun mendekat ke Presiden Jokowi. (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)