"Ini bukan bendera HTI, ini Al-Liwa dan Ar-Rayah. Ini merupakan bendera Rasul," kata Ismail sambil menunjuk bendera berwarna dasar hitam dan putih di kantornya, Tebet, Jaksel, Senin (8/5/2017).
Ismail mengatakan bendera itu merupakan bagian dari dakwah. Bendera itu memiliki makna perlunya persatuan Islam di seluruh dunia.
"Substansinya la ilaha illallah, inti ajaran Islam, bendera persatuan umat Islam di seluruh dunia," kata Ismail.
"Kenapa HTI bawa-bawa ini, ya karena nggak ada yang bawa saja. Supaya gimana orang kenal, muslim kan, ini bendera persatuan kita ini," sambung Ismail. (fjp/tor)











































