Plt Sekretaris Desa Pematang, Kragilan, Nurjana, mengatakan jembatan tersebut runtuh karena hujan deras dan kiriman air dari Sungai Gelingseung. Setiap tahun, sungai tersebut memang mengakibatkan banjir dan merendam sawah warga.
"Kejadian malam Jumat (5/5), jam 3.30 pagi. Posisinya air meluap, itu langganan, sawah juga sering banjir di situ," kata Nurjana kepada wartawan di Kragilan, Kabupaten Serang, Senin (8/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi jembatan mah masih bagus. Itu lumayan jalur utama sering ada mobil berat buat pakan ternak," katanya lagi.
Saat ini, Nurjana mengatakan, warga Kragilan harus memutar jika ingin pergi ke Cikeusal, begitupun sebaliknya. Ia berharap pemerintah segera membangun kembali jembatan yang runtuh dan jadi akses perlintasan warga.
"Kemarin sudah ada kunjungan, kayaknya dari orang PU sama Kepala Desa Mongpok, Cikeusal. Karena daerah di sana kan banyak PT," Nurjana menegaskan.
Foto: Bahtiar Rifai/detikcom |
(bri/try)












































Foto: Bahtiar Rifai/detikcom