DetikNews
Senin 08 Mei 2017, 16:14 WIB

Melihat Wajah Kota Semarang yang Makin Cantik

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Melihat Wajah Kota Semarang yang Makin Cantik Jalan Imam Bonjol sudah dipercantik (Foto: dok. Instagram Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi)
Semarang - Sejumlah ruas dan tempat di Kota Semarang, Jawa Tengah, mengalami banyak perubahan dalam 2 tahun terakhir. Bahkan ada juga perkampungan kumuh yang kini menjadi destinasi wisata.

Perubahan-perubahan itu diperlihatkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam akun Instagram-nya. Lokasi pertama yang di-posting adalah Pasar Peterongan, yang kini sudah tertata rapi, termasuk bagian depannya.

Pasar Peterongan dulu dan kini Pasar Peterongan dulu dan kini (Foto: dok. Instagram Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi)

Posting kedua adalah Kampung Wonosari, yang letaknya tidak jauh dari Tugu Muda Semarang. Kampung yang berada di perbukitan itu sebelumnya kumuh dan sekarang menjadi Kampung Pelangi dengan rumah yang dicat warna-warni. Meski proses pengerjaannya belum selesai, wisatawan sudah banyak yang berkunjung ke sana.


Kampung Wonosari yang kini Menjadi Kampung Pelangi Kampung Wonosari yang kini Menjadi Kampung Pelangi (Foto: dok. Instagram Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi)

Kemudian ada jalan tembus Jalan Kartini-Jalan Gajah, tepatnya di Jalan Jolotundo. Lokasi ini sebelumnya berupa jalan tanah berbatu, namun kini sudah halus beraspal dan jalur pedestriannya dipercantik. Dalam caption-nya, Hendrar menyebut jalan tersebut mendapatkan penghargaan Jalan Hijau Indonesia 2016 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat karena menggunakan material lokal, reuse, dan memperhatikan sistem drainase.

Jalan Jolotundo dulu dan kini Jalan Jolotundo dulu dan kini (Foto: dok. Instagram Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi)


Dua perubahan berikutnya yang di-posting Hendrar adalah Imam Bonjol dan Jalan Madukoro Raya. Dua jalan itu kini jalur pedestriannya sudah bagus.

 Melihat Wajah Kota Semarang yang Makin CantikJalan Imam Bonjol (Foto: dok. Instagram Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi)

Di Jalan Imam Bonjol bahkan sering dijadikan lokasi selfie, begitu pula Jalan Madukoro Raya, yang berada di tepi Sungai Kanal Banjir Timur.

Jalan Madukoro Raya dulu dan kini Jalan Madukoro Raya dulu dan kini (Foto: Dok. Instagram Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi)


Posting terbaru yaitu Tri Lomba Juang, yang merupakan pusat olahraga Kota Semarang. Tampilannya lebih modern dan fasilitasnya jelas lebih lengkap dan nyaman.

Tri Lomba Juang, pusat olah raga Kota Semarang Tri Lomba Juang, pusat olahraga Kota Semarang (Foto: dok. Instagram Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi)

Untuk membandingkan dengan kondisi sebelumnya, bisa dilihat melalui Google Street View yang pengambilan gambarnya dilakukan sekitar 2 tahun lalu.

"Perubahan-perubahan tersebut merupakan awal dari lompatan besar Kota Semarang di 2019," ujar wali kota yang akrab disapa Hendi itu, Senin (8/5/2017).

Pembenahan Kota Semarang tidak hanya untuk mempercantik parasnya, namun juga menanggulangi berbagai masalah, baik pelayanan maupun infrastruktur. Pekerjaan rumah Pemkot Semarang yang masih berusaha ditanggulangi adalah soal banjir dan rob.

"Dalam penanganan banjir di wilayah timur Semarang dengan pembuatan embung Trimulyo, Kaligawe-Sawah Besar, dan Karangroto serta peninggian perapet Kali Tenggang dam Sringin, yang semuanya memakan biaya Rp 1,2 triliun," terang Hendi.
(alg/nwy)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed