Jelang Ramadan, Polres Jakut Awasi Sembako dari Bajing Loncat

Jelang Ramadan, Polres Jakut Awasi Sembako dari Bajing Loncat

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 08 Mei 2017 15:04 WIB
Jelang Ramadan, Polres Jakut Awasi Sembako dari Bajing Loncat
Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono (Jabbar/detikcom)
Jakarta - Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengatakan anggotanya siap melakukan operasi cipta kondisi untuk menyambut Ramadan. Dia akan menempatkan anggota Polres Jakarta Utara di berbagai titik.

"Menyambut bulan Ramadan, kami akan tempatkan kegiatan kepolisian. Utamanya kegiatan cipta kondusif untuk melaksanakan operasi gabungan, skala besar ataupun sedang," kata Dwiyono di Mapolres Jakut, Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakut, Senin (8/5/2017).

Dia mengatakan anggotanya juga siap mengawal barang sembako yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok untuk didistribusikan ke pasar-pasar. Jadi ketersediaan sembako di pasar dapat tetap terjaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berkaitan dengan bongkar-muat, keluar-masuk dengan kendaraan dari pelabuhan, kita akan lakukan operasi cipta kondisi. Juga kalau memang akan dilakukan pengawalan, Polres Jakut siap mengawal. Baik sembako maupun yang lainnya, kami siap," tuturnya.

Dwiyono mengatakan polisi juga akan mengantisipasi aksi kriminalitas bajing loncat yang sering mengincar truk-truk besar yang membawa sembako. Menurutnya, hal itu dilakukan dengan cara menempatkan anggotanya di titik-titik rawan kejahatan.

Selain itu, anggota akan melakukan pengintaian untuk mencegah peristiwa itu terjadi. Dia mengatakan polisi akan menangkap mereka yang berani melakukan aksi bajing loncat.

"Berkaitan dengan kriminalitas bajing loncat dan lain-lain, kita tekankan kepada anggota kami dari reskrim untuk melakukan pengamanan, utamanya di titik-titik dan pengintaian sekaligus monitoring tempat yang sering kali mereka sering melakukan kegiatan tersebut. Kalau mereka lakukan aksinya, akan segera lakukan penangkapan," tuturnya.

Dwiyono mengatakan kegiatan operasi kepolisian ini juga dilakukan untuk mengantisipasi bentuk kejahatan lainnya. Dia berharap kondisi tetap kondusif sehingga masyarakat tetap tenang menjalani ibadah puasa saat Ramadan.

"Nanti akan kita tingkatkan sekaligus untuk antisipasi berkaitan dengan kegiatan curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Juga kegiatan berkaitan dengan miras, termasuk kegiatan penyalahgunaan narkoba," tuturnya. (jbr/jor)


Berita Terkait