DetikNews
Senin 08 Mei 2017, 14:07 WIB

Hanya Mobil Berpelat RI Boleh Lewat Busway, Gubernur Dilarang

Dewi Irmasari - detikNews
Hanya Mobil Berpelat RI Boleh Lewat Busway, Gubernur Dilarang Jalur TransJakarta (busway) (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Mobil rombongan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno pada Jumat (5/5/2017) lalu melintas di jalur TransJakarta (busway). Sandiaga telah mengakui dan berjanji hal itu tidak akan terulang. Sebenarnya, siapa yang boleh melintas di busway selain bus TransJakarta?

Pemprov DKI sudah beberapa kali menggencarkan upaya mensterilkan busway, termasuk pada Juni 2016. Saat itu, sterilisasi busway diketatkan dengan koordinasi antara Pemprov DKI dan Ditlantas Polda Metro Jaya.

Upaya sterilisasi dilakukan mulai dari penambahan personel untuk menjaga jalur busway, khususnya di titik-titik rawan. Kemudian penambahan Moveable Concrete Barrier (MCB).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan aturan sterilisasi busway tetap berlaku. Kendaraan pribadi yang boleh melintas di busway hanyalah yang berpelat nomor RI.

"Itu hanya khusus pejabat yang RI. Saya pun gubernur nggak boleh pakai," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (8/5).

Selain mobil berpelat RI, ambulans diizinkan melintas di busway dalam keadaan genting. "Jadi konsep busway itu supaya kalau macet, orang butuh ambulans atau kecelakaan atau apa pun, mau buru-buru yang penting ya, tentu semua boleh dipakai," ucapnya.

Ahok mengatakan, meski diizinkan, Presiden Joko Widodo sebagai pemilik pelat RI-1 tidak pernah melintas di busway. "Kita kasih yang pelat RI itu boleh masuk busway. Pak Jokowi pun nggak pernah masuk," ujar Ahok.

Dia kembali menjelaskan busway harus steril agar warga suka naik bus. Dengan demikian, makin banyak warga yang menggunakan transportasi publik.
(imk/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed